Sel. Sep 17th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Update Nilai Ambang Batas/Passing Grade Seleksi Kompetensi Dasar/SKD CPNS Kemenag 2018

  •  
  •  
  •  
  •  

Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan informasi terbaru soal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Senin (29/10/2018).

Informasi terbaru ini berkaitan nilai ambang batas atau passing grade SKD CPNS Kemenag 2018.

Dalam akun Instagram resmi Kemenag, @kemenag_ri merilis passing grade SKD CPNS Kemenag yang bersumber pada Permenpan No 37 tahun 2018.

Sebagaimana diketahui, lulus tidaknya peserta dalam tes SKD mengacu pada passing grade atau nilai ambang batas.

Berikut Nilai Ambang Batas/Passing Grade SKD CPNS Kemenag 2018

Jalur Umum: 75 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 143 untuk TKP

Jalur Cumlaude/Diaspora: nilai akumulasi paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85.

Penyandang disabilitas: nilai kumulatif 260 dan TIU minimal 70.

Putra-putri Papua/Papua Barat: nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60.

Eks tenaga honorer K-II: nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60.
Cara Menghitung Passing Grade SKD CPNS

dengan skor jawaban per soal dan total soal di atas, diketahui nilai paling sempurna secara keseluruhan adalah 500.

TKP (35 soal x skor 5)= 175

TIU (30 soal x skor 5)= 150

TWK (35 soal x skor 5)= 175

Keseluruhan:

TKP(175)+TIU(150)+TWK(175)=500

Mari hitung untuk setiap formasi.
Jalur Umum

Dikarenakan tidak ada nilai komulatif, peserta jalur umum harus mendapat nilai melebihi passing grade di tiap jenis soal.

Cumlaude dan Diaspora
Bagi peserta seleksi CPNS Cumlaude dan Diaspora, mekanisme perhitungan passing grade-nya sedikit berbeda.
Kemenag Buka Kembali Sistem Cetak Kartu Peserta Ujian

Sebelumnya, Kemenag juga mengumumkan, sistem cetak Kartu Peserta Ujian SKD CPNS 2018 ditutup pada Sabtu (27/10/2018).

Kini atas berbagai pertimbangan, Kemenag mengambil kebijakan membuka kembali sistem tersebut,” tulis akun @kemenag_ri.

Dengan dibukanya kembali sistem cetak Kartu Peserta, lanjut Kemenag, kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh peserta yang masih ada kendala soal foto dan lainnya.