Sen. Sep 16th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Untuk Suami Kamu Harus Tahu Ini, Jadilah Sahabat Untuk Istri Mu..

  •  
  •  
  •  
  •  

Benarlah adanya bahwa pernikahan akan menghadirkan kewajiban baru bagi seorang perempuan, yakni kewajiban taat kepada suami.

Sejatinya pernikahan menjadikan tanggungjawab atas seorang perempuan berpindah, dari yang semula diemban oleh ayahnya, lalu berpindah ke pundak suaminya.

Maka usai akad terucap, suami menjadi halal kepemimpinannya atas istrinya.

Namun bukan kepemimpinan layaknya bos dengan karyawan, melainkan kepemimpinan bernafaskan persahabatan.

Maka, kepemimpinan seorang suami atas istrinya bukanlah kepemimpinan yang diktator, yakni tidak memberi ruang kepada istri untuk menyampaikan keinginannya, melainkan hanya perintah satu arah saja.

Tidak, Sungguh Rasulullah saw tak pernah mencontohkan yang demikian.

Beliau senantiasa memperlakukan istri-istrinya selayaknya seorang sahabat, yakni memanjakannya, mendengarkan curhatannya, menjaga perasaannya, memanggilnya dengan panggilan terbaik, bahkan mencandainya.

Maka, seorang suami yang shalih sudah selayaknya mencontoh Rasulullah saw perihal mewujudkan persahabatan dengan istri.

Sehingga pernikahan laksana mutiara yang selalu terasa berharga, meski usianya terus merangkak senja.

Hal-hal yang harus diperhatikan seorang suami terhadap istrinya adalah:

Ketiga, tidak mudah menghakimi.

Jika istri melakukan kesalahan, maka tegurlah dengan cara yang makruf, tidak menyudutkan perasaannya apalagi memakinya.

Nasehatilah dengan kelembutan dan jangan sekali-kali menasehatinya di depan umum, karena hal tersebut hanya akan menghancurkan harga diri istri.

Tutuplah rapat-rapat aib istrimu.

Bukankah suami adalah pakaian bagi istri dan istri adalah pakaian suami?

Maka, saling menjaga rahasia dalam rumah tangga adalah keharusan.

Cukuplah keburukannya tersimpan dalam bilik pernikahan berdua.

Dengan demikian, menjadi sahabat bagi istri membutuhkan pondasi iman yang kokoh.

Sebab dengan iman, kita akan mampu mengendalikan diri untuk senantiasa bersikap baik terhadap istri kita sebagaimana yang telah digariskan syara.

Adapun sikap baik terhadap istri akan mewujudkan ikatan persahabatan. Dan ikatan persahabatan akan mencipta bangunan rumah tangga yang kokoh, penuh kebahagiaan.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya.” (HR.Tirmidzi) []