Kam. Okt 24th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempersoalkan Seputar Kenaikan Gaji PNS

  •  
  •  
  •  
  •  

Kenaikan gaji PNS 2019 dipertimbangkan menjadi calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin melakukan kecurangan pemilu dengan menyalahgunakan anggaran negara.

BACA JUGA :

Tim calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempersoalkan kenaikan dana PNS 2019. 

seperti kebijakan anggaran lainnya, kenaikan gaji PNS 2019 tidak cair tiba-tiba, namun melalui berbagai tahapan. 

Berikut fakta-fakta terkait kenaikan gaji PNS 2019:

1. Muncul di DPR

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan rencana pengeluaran akan masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.

Rencana kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen pada 2019 muncul pada Rapat Paripurna RAPBN 2019 di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018). 

2. Lama tak naik dan naik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenaikan gaji rata-rata sebesar 5 persen itu merupakan gaji PNS yang sejak tahun 2015 lalu belum meningkat.

3. Dibahas dan disetujui DPR

Dalam pembahasannya, rencana kenaikan gaji PNS 2019 yang anggarannya ada di APBN 2019 tidak hanya melibatkan pemerintah tetapi juga DPR. 

Bahkan, pengesahan Undang-Undang APBN 2019 dilakukan dalam rapat paripurna di DPR RI, Rabu (31/10/2018). Itu berarti seluruh fraksi partai politik di DPR ikut menyetujui anggaran tersebut. 

4. Dirapel

Meski anggaran kenaikan PNS 2019 sudah masuk dalam APBN 2019 yang disahkan pada 31 Oktober 2019, namun pembayarannya tidak dilakukan sejak Januari 2019, April 2019. 

Saat meresmikan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung Selatan, Jumat (8/3/2019), Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam pencairan kenaikan gaji PNS 2019 Januari-Maret akan dirapel karena Peraturan Pemerintah (PP) belum rampung. 

PP sebagai aturan turunan terkait kenaikan gaji PNS yang baru ditandatangani Presiden Jokowi pada 13 Maret 2019. 

Sumber : Kompas.com