By | November 7, 2018

SESEORANG yang mengaku dirinya adalah pelamar CPNS 2018 membocorkan beberapa soal TIU yang sudah ia hadapi saat tes SKD CPNS 2018 pada 3 November 2018 lalu.

Memang momok para peserta SKD CPNS 2018 adalah tes karakteristik pribadi (TKP) ketimbang TIU.

Tapi tetap saja banyak pula para pelamar CPNS 2018 yang gagal dalam soal TIU karena tak mampu mencuri satu pun poin dari soal-soal hitungan dalam TIU.

Untuk lolos dari passing grade TIU, setidaknya pelamar perlu memiliki jawaban tepat di 19 soal.

Hal itu lantaran passing grade TIU adalah 80. Lebih besar dari TWK yang hanya menaruh passing grade 75.

Pelamar CPNS 2018 itu membahas bocoran soal TIU itu dalam akun youtubenya, Bagus Junaedi.

BACA JUGA :  Perbuatan Yang Dapat Mengurangi Pahala Puasa Hingga Membatalkan Puasa

Setidaknya bocoran dari Bagus Junaedi akan bisa membuat para peserta mampu mengerjakan 10 soal hitungan TIU.

Artinya bocoran dari Bagus Junaedi cukup untuk membawa para pelamar CPNS 2018 lolos dari TIU SKD CPNS 2018, dengan syarat para pelamar CPNS 2018 juga menjawab benar dalam jenis soal selain hitungan dalam TIU SKD CPNS 2018

Inilah daftar jenis-jenis soal TWK yang dihadapi Bagus Junaedi saat tes SKD CPNS 2018 :

Dalam bahasan terkait soal TIU, Bagus Junaedi memberi disclaimer bahwa yang ia berikan adalah soal-soal yang diingatnya saja saat tes SKD CPNS pada 3 November 2018 lalu.

Bagus Junaedi mengaku tak diperbolehkan membawa keluar coretannya untuk mengerjakan TKP. Sehingga beberapa soal tak benar-benar persis angkanya.

BACA JUGA :  KPU Siap Hadapi Gugatan PILPRES dan PILEG

Bagus Junaedi memulainya deari membahas bahwa akan keluar soal penalaran analitis perbandingan.

Untuk soal perbandingan, Bagus Junaedi mengingat bentuk soalnya adalah ‘Ada pekerjaan dikerjakan oleh 8 pekerja, diselesaikan dalam waktu 60 hari.

Dan pekerjaan yang telah selesai pada proses ini telah mencapai 75 persen, Apabila jumlah pekerja ditambah lagi 4 orang, maka sisanya akan dapat diselesaikan dalam berapa hari?’.

Berikutnya Bagus Junaedi juga memberitahu bahwa ada soal aritmatika sosial.

Dia pun memberi saran agar pelamar CPNS 2018 mempelajari rumus laba-rugi, dan persentase. Sebab rumus-rumus itu dijamin akan amat memudahkan.

Selain itu Bagus Junaedi juga mengingat terdapat soal mengenai, jarak, waktu, dan kecepatan.

BACA JUGA :  Sri Mulyani : Menganggarkan Dana THR Sebesar Rp 20 triliun, Baru Cair Rp 10 Triliun

Selanjutnya ada pula materi soal berupa posisi soal cerita yang membahas posisi duduk.

Ada pula soal cerita yang membahas mengenai posisi baris berdasarkan tinggi. Peserta diminta menyesuaikan posisi baris sesuai soal.

Sementara itu, soal lainnya adalah berupa penentuan lokasi yang akan dikunjungi.

Bentuk soalnya berupa soal cerita dimana kemudian peserta diminta mengurutkan kunjungan ke lokasi mana yang lebih dulu sesuai dengan deskripsi dalam soal.

Muncul pula soal mengenai penalaran logis dan silogisme, lalu soal bahasa Indonesia dimana peserta diminta untuk menuliskan tema,ide pokok, dan isilah titik-titik sesuai kata yang tepat dalam paragraf.