Jum. Jul 19th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Sering Muncul Buaya, Warga Kualuh Hilir Resah

2 min read
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Megazio, Labura – Masyarakat yang tinggal di pesisir Sungai kualuh hilir, Kab labura sumatra utara, kembali resah dengan munculnya buaya di perairan sekitar permukiman mereka.

“Kami sering melihat kemunculan buaya besar dan anak-anak nya berkaliaran di sungai dan kapan saja kita ingin melihat nya pasti ketemu ujar samsul bahri salah seorng nelayan di pesisir Kualuh Hilir

BACA JUGA :  Gubernur: Terus Kembangkan Inovasi Teknologi Pertanian

Kehadiran buaya sangat menjadi ancaman bagi masyarakat yang beraktivitas di Sungai kualuh.

belakangan ini sudah ada banyak kasus buaya menerkam warga
Salah satunya Desa teluk piai,desa sei apung, dan warga kelurahan Kampung Masjid yg semua nya berada di Kecamatan kualuh hilir ,

Kini masyarakat makin waswas beraktivitas di sungai padahal sungai masih menjadi tempat rutinitas mereka untuk mandi, mencuci dan sarana transportasi

BACA JUGA :  Buka PEDA KTNA Sumut, Edy Rahmayadi Tegaskan Mewujudkan Sumut Agraris Jadi Prioritas

Buaya sering muncul saat siang dan hari mulai gelap. Masyarakat pun mulai mengurangi aktivitas di sungai karena saat-saat tersebut yang populasinya diperkirakan semakin banyak.

Bahkan Ilhammuddin, salah seorng nelayan menambahkan “saya yakin bukan hanya ratusan jumlah buaya di perairan kualuh hilir tp ada ribuan. jumat 15 02 2019

“Dia menyaksikan penampakan buaya tersebut saat pulang. Dia bahkan sempat mengabadikannya menggunakan kamera telepon selular milik adik nya,” kata Paisal

BACA JUGA :  Gubernur Berharap Teknologi Jarwo Diterapkan di Seluruh Sumut

Sesama nelayan Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai. saat siang mau pun hari gelap karena rawan serangan buaya.

Sebagai tokoh masyarakat Darmin meminta kepada BKSDA setempat agar kiranya peduli terhadap nasip nelayan Kualuh Hilir dan mau serta dlm mnanggulangi populasi buaya tersebut

sumber : Laburaku – Sekitar Labura – Ganti Shi Torus