Saham Kimia Farma Tetap Kuat, Isu Rapid Tes Bekas

  • Bagikan

PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) sedang dirundung masalah besar. Apakah strategi perombakan internal bakal mengembalikan reputasi dan kredibilitas emiten farmasi.

(KAEF) sempat jadi primadona di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Betapa tidak, hanya dalam sepekan sejak perdagangan saham 2021 dimulai, harga saham KAEF sempat mengalami kenaikan 64 persen lebih.

Namun, seiring surutnya euforia pasar terhadap potensi proyek vaksinasi pemerintah, saham KAEF berbalik layu layaknya tanaman yang sudah berbulan-bulan lupa disiram.

Saham KAEF tetap menguat seiring adanya kabar soal temuan alat rapid antigen bekas yang digunakan oleh petugas Kimia Farma di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.25 WIB, saham KAEF naik 1,50% ke Rp 2.700/saham.

Adapun nilai transaksi Belajar saham ini sebesar Rp 1,29 miliar.

Asing tercatat mulai masuk ke KAEF dengan nilai beli bersih sebesar Rp 10,51 juta.

Praktis, dengan ini saham KAEF sudah menguat selama tiga hari beruntun, atau sejak Selasa (27/4) lalu.

Aaham KAEF ditutup naik 0,76% ke Rp 2.660/saham dengan nilai transaksi Rp 4,18 miliar.

Adapun dalam sepekan, KAEF masih ambles 6,57%, sementara dalam sebulan terakhir naik 5,47%.Seiring dengan itu, asing memborong saham KAEF Rp 102,51 juta dalam seminggu.

Sedangkan, dalam sebulan asing melakukan jual bersih sebesar Rp 8,59 miliar.

KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM

Komposisi Pemegang Saham

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.