Ribuan Nasabah Sumatera Utara Memohon Belas Kasihan Dari Bapak Presiden Jokowi

  • Bagikan

Dilema rakyat saat ini tidak hanya terfokus pada Covid-19 saja.

Apakah pemerintah sudah mendengar ribuan nasib rakyat yang ada di Sumatera Utara ini terkait kasus Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang ribuan nasabah di yayasan sari asih Nusantara yang ada di Sumatera Utara dengan total uang sekitar kurang lebih Rp 87,5Miliar.

Rp 87,5 Miliar ?wah bagi rakyat itu nominal yang sangat besar banget Apalagi dimasa pandemi covid-19 yg membuat perekonomian rakyat sangat menurun.

Sudah banyak yg harus dikorbankan nasabah yang terkait, mulai dari waktu , keadaan, bahkan finansial pun sudah dikorbankan.

Tepat hari ini, tgl 21 Juli 2021 nasabah dari beberapa daerah yg ada di Sumatera Utara diberikan informasi untuk datang ke Naga Hall Medan untuk melakukan pra-verifikasi data nasabah.

Baca juga :  Cara Beli Saham Grab Saingan Gojek Tokopedia GOTO Pinjaman Online Investasi Keuangan Asuransi

Namun bagaimana keadaan dilapangannya ? Nasabah yg sudah datang ke tempat yg telah ditentukan, hanya bisa membaca informasi di depan gerbang Naga Hall atas penundaan pra-verifikasi tanpa memberi kejelasan informasi untuk waktu dan tempat pengadaan pra-verifikasi data nasabah untuk selanjutnya.

Nasabah merasa kecewa dan memutuskan untuk berbondong-bondong datang Ke Polda Sumatera Utara agar Proses Hukumnya berjalan dgn tepat waktu dan lancar.

Sehingga pihak kepolisian serius dalam menangani Perkara ini.

Maka atas kesepakatan dari ratusan Nasabah menunjuk Saudara Petrus Granada Simbolon, SH sebagai Jubir utk Masuk ke Polda dan berbicara kepada pihak Humas Polda yaitu Bapak B.Sembiring Merasa tidak puas atas perbincangan oleh pihak Humas Polda yang hanya selalu bilang SABAR.

Maka Bapak Petrus Granada Simbolon, selaku Pengacara merasa tidak puasss dengan Hasil Jawaban Pihak Kepolisian tersebut.

Baca juga :  2018 FIFA World Cup Power Rankings: All 32 teams in Russia rated from best to worst

Maka nasabah” pun mengambil langkah selanjutnya untuk pergi ke kantor Sekretariat Pengurus PKPU Yayasan Sari Asih Nusantara di Jl.Mangkubumi, Medan.

Lantas, apa yang dinginkan oleh ribuan nasabah tersebut? Nasabah hanya ingin uang mereka kembali, nasabah juga menuntut hak yang seharusnya milik mereka.

Nasabah menginginkan semua pihak-pihak terkait mengizinkan agar diperbolehkan dilakukan agenda pertemuan antara nasabah dengan pihak Yayasan Sari Asih Nusantara dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah yang berlaku.

Semua Nasabah berharap agar pihak Pemerintahan mendengar aduan ataupun keluhan dari semua permasalah ini.

Bantulah kami rakyat-rakyat kalian yang ingin menuntut haknyat.

Sumber : Petrus G. Simbolon,

Tembusan : Kapolda Sumut , Gubernur Sumut
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.