Ming. Agu 25th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

PT. Lapindo Baru Bayar 5 Milyar, Kemenkeu Terus Tagih Utang Rp 1,763 T

  •  
  •  
  •  
  •  

Isa menegaskan penolakan negosiasi tersebut semata-mata karena aturan cost recovery yang justru tidak memungkinkan. “Bukan masalah kami tidak mau tetapi menurut aturan cost recovery-nya yang justru tidak memungkinkan,” ucapnya. Selain itu, cost recovery menjadi tanggung jawab Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas atau SKK Migas.

Lapindo tercatat baru membayar utang kepada pemerintah senilai Rp 5 miliar. Utang tersebut terkait dana talangan yang digelontorkan perseroan untuk warga yang terdampak semburan lumpur Lapindo.

BACA JUGA :  Seduhan Teh Daun Kersen atau Seri Dapat Turunkan Kolesterol dan Diabetes
Penampakan Lumpur Lapindo Brantas dari Atas

Lapindo sebelumnya sempat balik menuntut utang dari pemerintah terhadap perseroan untuk pembayaran dana cost recovery sebagai pengembalian biaya operasi sebesar Rp 1,9 triliun.

Permintaan Lapindo Ditolak, Kemenkeu Terus Tagih Utang Rp 1,763 T, Lapindo juga meminta tukar guling atas adanya utang dan piutang tersebut.

Lapindo sebenarnya telah mengupayakan pembayaran jaminan utang lewat pengalihan aset perusahaan di Sidoarjo. Perusahaan mengupayakan sertifikasi tanah di area terdampak.

BACA JUGA :  Seduhan Teh Daun Kersen atau Seri Dapat Turunkan Kolesterol dan Diabetes
Tampak Lumpur Lapindo dari bawah dengan semburan dari pipa yang bocor

Namun, saat ini, baru sekitar 44 hektare yang rampung. Kesulitan melakukan sertifikasi muncul karena banyak tanah yang masih tertutup lumpur.

Jika semua aset jaminan utang Lapindo telah selesai diukur dan disertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional Jawa Timur, Kementerian Keuangan akan kembali melakukan penilaian. Isa menyebut pihaknya memiliki tim penilai yang akan memvalidasi aset dari kedua perusahaan.

Sumber : Tempo.co