Petugas Keamanan Kebun PTPN III Berhasil Tangkap Pencuri Sawit


Langsung aja ke Tujuan awal.,

Rantauprapat: Tim Pengaman Perkebunan PT.Perkebunan Nusantara – III Kebun Rantauprapat kembali menangkap pelaku pencurian Tandan kelapa Sawit (TBS) di areal Afdeling IV Blok K 11 Rantauprapat, Kecamatan Bilah Barat,Kabupaten Labuhan Batu.

Budi Suhardi Usia 37 Tahun, penduduk Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat,Yang Berhasil Ditangkap Dari Beberapa Pelaku Yang Kabur.

Dokumen pribadi

Saat Beraksi Melakukan Pencurian Buah Kelapa Sawit Selasa(31/03/2020) sekira pukul 12.30 WIB ditangkap tim Buser/Scuriti dan BKO serta Danru pengamanan kebun di areal Afdeling IV Krppt.

” Melihat beberapa orang sedang melakukan pencurian Scuriti langsung menginfomasikan kepada Petugas BKO, kemudian melakukan pengintaian di areal TM 99 Blok K 11 Afdeling IV Krppt.

Pada saat pelaku mengegrek buah kelapa sawit Di Areal Afdeling IV, tim Buser,Kapam Pelda Cornel Sipayung,Pelda CPM Ruben Silalahi Bripka Wahyu T.Putra.Koptu Rajamin Lubis Danton Arbani, Securiti Dadang Setiawan Dan Sutrisno Susilo langsung melakukan penangkapan kepada tersangka ” tutur Pelda Cornel Sipayung selaku Komandan Pengamanan PT.Perkebunan Nusantara – III Kebun Rantauprapat.saat ditemui wartawan, Selasa (31/03/2020).

Dijelaskan Apollo Pumadi.S.sos Humas PT.Perkebunan Nusantara – III, dari tersangka tim mengamankan Barang Bukti 3 janjang buah sawit ,1 buah egrek. Tersangka Siang itu juga langsung kami serahkan ke Polres Labuhan Batu imbuhnya.

Baca juga :  Chord: Kuci Gitar & Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah Sabyan

Secara terpisah Manejer PT.Perkebunan Nusantara – III Kebun Rantauprapat, Mochammad Irwan Rambe.SP.M.Si. dikonfirmasi wartawan, Selasa (31/03/2020) membenarkan petugas keamanan kebun telah menangkap seorang laki-laki yang diduga pelaku pencurian kelapa sawit di kebun PT.Perkebunan Nusantara – III dan tersangkanya beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Labuhan Batu.

“Tersangka Segera diproses sesuai dengan undang-undang nomor 39 tahun 2014 Tentang Perkebunan Pasal 107, dimana disebutkan setiap tindak pidana pencurian di lahan perkebunan dapat dihukum kurungan selama 4 tahun penjara ” pinta Manejer.

Lebih lanjut Manejer Mochammad Irwan Rambe.SP.M.Si mengharapkan dengan diberlakukannya UU No.39 Tahun 2014, agar dapat menjadikan efek jera bagi tersangka maupun yang lainnya.

” Dengan diberlakunya undang-undang nomor 39 tahun 2014 mereka (pencuri, red) akan berpikir melakukan pencurian di kebun, tapi kalau yang digunakan PERMA (Peraturan Mahkamah Agung) nomor 2 tahun 2012 ancaman hukuman paling tinggi hanyalah 3 bulan penjara, terhadap tersangka atau terdakwa tidak dapat dilakukan penahan, dan tentunya tidak dapat menjadikan efek jera ,” pungkas Manejer Mochammad Irwan Rambe.SP.M.Si..

Boyar Medhant(Megazio.Com)

Avatar

About the Author: Sahat Jagat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.