Perbanyak Memberi Hadiah Kepada Istrimu Itu Sunnah

Diantara perjanjian yang paling kuat adalah pernikahan, karena akad nikah adalah perjanjian dengan nama Allah, dan Allah telah menyebut pernikahan dalam Al-Qur’an sebagai perjanjian yang kuat.
.
Allah ‘azza wa jalla berfirman,
.
وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا
.
“Dan isteri-isterimu telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.”
[An-Nisa: 21]
.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,“Bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukan para wanita, karena kalian telah mengambil mereka (sebagai istri) dengan perjanjian Allah dan menghalalkan hubungan suami istri dengan kalimat Allah.” [HR. Muslim dari Jabir radhiyallahu’anhu]
.
🍃 Dan setiap perjanjian adalah amanah, maka para istri adalah amanah Allah di pundak suami untuk diperlakukan dengan baik, dan kelak Allah ‘azza wa jalla akan meminta pertanggung jawaban atas amanah ini di hari kiamat.
.
Al-Imam Az-Zarqoni rahimahullah berkata,“Makna hadits di atas: Allah telah memberi amanah kepada kalian wahai suami atas istri-istri kalian, maka wajib menjaga amanah dan memeliharanya dengan memperhatikan hak-haknya dan kemaslahatan-kemalahatannya secara agama maupun dunia.” [Mir’aatul Mafaatih Syarhu Misykah, 9/24]
.
Salah satunya bentuk upaya suami dan istri agar tertanam selalu hubungan saling mencintai adalah dengan cara selalu memberikan hadiah satu sama lain.
.
💍 Jika diluar sana sepasang hubungan tanpa ikatan halal selalu saling berbagi hadiah, mestinya kita yang menjalin hubungan cinta dengan cara yang halal harus lebih semangat lagi membangun terus rasa saling mencintai antara suami dan istri.
.
💞Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,


تَهَادَوْا تَحَابُّوا


“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.”
(HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601.)


Persiapkah hadiah terbaik gih! Semoga Allah mudahkan, .
.

Sumber: channel mutiara faedah

MGZ NEWS

Saya Adalah Orang yang kurang beruntung dari segi pendidikan, tidak dapat menamatkan kuliah Jenjang Pendidikan S1 di universitas Swasta Yang di Medan,