By | Oktober 25, 2018

Calon presiden nomor urut 01 itu menyatakan, pemerintah hanya mendorong dan tidak ada kaitannya dengan kepentingan apapun pun.

“Setelah jadi ya diserahkan kepada industri,” lanjut Jokowi.

Saat ini, kata Jokowi, Esemka sudah dikerjakan dan dikembangkan oleh industri, tanpa campur tangan pemerintah dalam proses produksinya.

“Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri,” pungkas Jokowi.

Berikut pernyataan lengkap Jokowi:
“Sejak jadi Wali Kota Solo sampai jadi Presiden, para jurnalis tetap menanyai saya mengenai perkembangan mobil Esemka.

BACA JUGA :  Sri Mulyani : Menganggarkan Dana THR Sebesar Rp 20 triliun, Baru Cair Rp 10 Triliun

Kemarin pun saya ditanyai soal ini.

Begini. Mobil Esemka dulu itu produk uji coba dari anak-anak SMK di Surakarta dibantu oleh beberapa teknisi dari perusahaan-perusahaan besar.

Sebagai wali kota tentu saya mendorong upaya anak-anak kita ini, termasuk mendukung agar Esemka bisa berlanjut ke tahap berikut seperti uji emisi dan mendapatkan status layak jalan.

BACA JUGA :  KPU Siap Hadapi Gugatan PILPRES dan PILEG

Selanjutnya, setelah memenuhi sejumlah aspek, Esemka akan beralih menjadi properti industri yang tak terkait dengan pemerintah.

Tugas pemerintah hanya mendorong, tidak ada kaitannya dengan kepentingan apa pun.

Setelah jadi ya diserahkan kepada industri.

Seperti saat ini, Esemka sudah dikerjakan dan dikembangkan penuh oleh industri tanpa campur tangan pemerintah dalam proses produksinya.

Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri.”

BACA JUGA :  BPN Prabowo Cuma Bawa Bukti LINK Berita, Waketum PAN Menilai "Ini Konyol"

Seperti diketahui, kabar mobil Esemka yang sempat dipromosikan Jokowi kini muncul lagi menjelang Pilpres 2019.

Mobil yang melambungkan nama politisi PDI-P menjadi gubernur DKI Jakarta hingga Presiden itu kini akan segera diproduksi massal dan dipasarkan.

Sementara itu, Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD) Sukiat sebelumnya buka suara soal nasib mobil Esemka