Sen. Sep 23rd, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Pemko Medan Benahi Layanan Fasilitas Kesehatan Ramah Disabilitas

  •  
  •  
  •  
  •  

Medan, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut mengapresiasi Pemko Medan yang telah berkomitmen untuk memperbaiki layanan kesehatan di Kota Medan.

Hal tersebut terkait dilakukannya penandatanganan komitmen Perbaikan layanan kesehatan Kota Medan oleh Sekda Kota Medan, Kadis Kesehatan, dan disaksikan FITRA SUMUT, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sumut dan ELSAKA belum lama ini, di ruangan Sekda Pemerintah Kota Medan, Jl. Kapten Maulana Lubis No. 2, Kota Medan.

Direktur Eksekutif FITRA Sumut, Rurita Ningrum mengatakan, pihaknya meyakini bahwa Pemko Medan akan terus berbenah dalam hal pelayanan publik, khususnya terkait pelayanan kesehatan di Kota Medan.

Karena menurut Rurita, hal tersebut merupakan layanan dasar yang menjadi tugas Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan warganya.

“Dari komitmen itu, kita dapat dengan jelas melihat dukungan yang dilakukan Pemko Medan melalui alokasi anggaran pada Dinas Kesehatan Kota Medan,” sebut Rurita, Rabu (23/8/2019) malam.

Koordinator Program ELSAKA, Yhonatan Hutapea pun menambahkan, sejak tahun 2017, sebagai salah satu lembaga non pemerintahan, Elsaka aktif melakukan survey kepuasan masyarakat (SKM) atas pelayanan kesehatan di Kota Medan sebagaimana diatur dalam PERMENPANRB No. 16 Tahun 2014.

Dimana pendekatan SKM itu bertujuan sebagai alat evaluasi dan memberi catatan-catatan kritis atas praktek penyelenggaraan layanan yang berlangsung.

Dalam tahap yang lebih lanjut, jelas Yhonatan, hasil SKM dapat dijadikan referensi untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih akuntabel, apresiatif, dan responsif atas perkembangan kebutuhan publik.

Oleh karenanya, Elsaka bersama dengan FITRA Sumut mengadvokasi apa yang selama ini diperjuangankan oleh Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sumut yaitu pelayanan publik yang setara serta infrastruktur yang ramah disabilitas.

“Kita yakin bahwa Pemko Medan sangat memperhatikan kebutuhan warganya, terutama pelayanan publik yang inklusi,” ucap Yhonatan.

Dari hasil survey yang dilakukan, sambung Yhonatan, ELSAKA menemukan sebagian besar masyarakat merasa puas atas layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dan Rumah sakit yaitu pada bagian pendaftaran, layanan perawat dan dokter, termasuk rawat inap dan rawat jalan.

Rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil survey tersebut, diantaranya adalah perbaikan infrastruktur yang ramah disabilitas sesuai dengan UU No.25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik yaitu pada Bagian Kedua tentang Asas, Pasal 4 point (g) Persamaan perlakukan/tidak diskriminatif, dan point (j) Fasilitas dan perlakukan khusus bagi kelompok rentan, untuk itu penting sekali adanya Forum Konsultasi Publik yang melibatkan CSO lintas isu, termasuk melibatkan teman-teman disabilitas dalam pembuatan keputusan kebijakan Publik di Kota Medan.

“Perbaikan layanan tersebut pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang masih belum ramah dan sulit diakses oleh teman-teman dengan disabilitas, kepastian jam layanan, dan papan informasi terkait jenis-jenis layanan pada setiap fasilitas kesehatan di Kota Medan” katanya.

Rurita kembali mengatakan, pada saat penandatangan komitmen, Sekda Kota Medan, Ir. Wirya Al Rahman MM, menyampaikan bahwa Kota Medan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan public khususnya infrastruktur pada FKTP yang ramah disabilitas.

Semaksimal mungkin anggaran dialokasikan untuk hal-hal yang bersifat prioritas, sesuai kebutuhan warga, selanjutnya FITRA Sumut mengajak masyarakat Medan untuk bersama-sama mengawal komitmen Kota Medan ini.

“Terimakasih atas masukan dari teman-teman CSO yang sudah mengawal Kota Medan dengan maksud yang sangat baik sebagai penyeimbang dan pengingat kami penyelenggara pemerintahan,” ucap Rurita menirukan ucapan Sekda Kota Medan yang saat itu didampingi Kadinkes Medan, Dr. H. Edwin Effendi M.Sc.

Tinggalkan Balasan