Pembelahan Metosis Meiosis Dapat Membelah Diri Menjadi dua atau lebih


Langsung aja ke Tujuan awal.,

Pembelahan sel merupakan proses ketika sel membelah diri menjadi dua atau lebih. Ini terdiri dari dua macam, yaitu pembelahan mitosis dan meiosis.

Mitosis adalah proses ketika sel somatik menggandakan kromosom dalam inti selnya untuk menghasilkan dua sel anak yang identik. Sementara itu, meiosis adalah jenis pembagian nukleus yang mengurangi jumlah set kromosom menjadi setengah dalam sel anak.

Nah, di pembahasan kali ini, kita akan mengulas pembelahan sel dengan meiosis. Proses ini terjadi pada sel kelamin dan menghasilkan empat sel anak haploid. Pembelahan disini terjadi dua kali, yaitu pembelahan meiosis I dan pembelahan meiosis II. Tahapan pembelahan ini dapat dilihat pada gambar di atas.

Pembelahan mitosis menghasilkan 2 sel anakan yang serupa genetis. Dalam hal ini, kedua sel anakan mempunyai susunan genetika sama dengan induknya.

Jumlah kromosom sel anakan adalah 2n atau dinamakan diploid. Sel diploid adalah sel-sel yang kromosomnya berpasangan (2n).

Hampir semua sel makhluk hidup melakukan proses mitosis yang sama, kecuali pada prokariot karena tidak memiliki inti sejati seperti bakteri, virus dan ganggang biru. Tambahan lagi, sel prokariotik tidak memiliki membran inti sel dan mitokondria.

Sedangkan mitosis memerlukan organel-organel tersebut. Proses pembelahan mitosis terjadi di semua sel-sel tubuh (somatis), kecuali sel-sel kelamin (gamet). Pada tumbuhan, pembelahan mitosis terjadi di jaringan meristem, seperti ujung akar dan ujung tunas batang.

#1. Meiosis

Meiosis adalah salah satu cara sel untuk mengalami pembelahan. Ciri pembelahan secara meiosis adalah:

  1. Terjadi di sel kelamin
  2. Jumlah sel anaknya 4
  3. Jumlah kromosen 1/2 induknya
  4. Pembelahan terjadi 2 kali

Meiosis hanya terjadi pada fase reproduksi seksual atau pada jaringan nuftah. Pada meiosis, terjadi perpasangan dari kromosom homolog serta terjadi pengurangan jumlah kromosom induk terhadap sel anak.

Di samping itu, pada meiosis terjadi dua kali periode pembelahan sel, yaitu:

  1. Pembelahan I (meiosis I).
  2. Pembelahan II (meiosis II).

Pada proses Meiosis I pada tahap Pofase I DNA dikemas dalam kromosom.

Pada akhir Profase I terbentuk kromosom homolog yang berpasangan membentuk tetrad.

Tahap Profase I dibagi menjadi 5 subfase, yaitu:

  1. Leptonema: Benang-benang kromatin memendek dan menebal,serta mudah menyerap zat warna dan membentuk kromosom mengalami Kondensasi.
  2. Zigonema: Sentromer membelah menjadi dua dan bergerak kearah kutub yang berlawanan,sementara itu kromosom homolog saling berpasangan ( Sinapsis).
  3. Pakinema: Terjadi duplikasi kromosom.
  4. Diplonema: Kromosom homolog saling menjauhi, terjadi pelekatan berbentuk X yang disebut Kiasma dan merupakan tempat terjadinya ‘Crossing Over’.
  5. Diakenesis: Terbentuk benang-benang spindel, dua sentriol sampai pada kutub yang berlawanan, membran inti dan nukleus menghilang.

#2. Mitosis

Mitosis adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahapan yang sistematis, yaitu profase – metafase – anafase – telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinamakan interfase (tahap ini tidak termasuk kedalam tahapan pembelahan sel).

Pembelahan mitosis memiliki ciri-ciri seperti berikut.

  • Pembelahan berlangsung sebanyak satu kali.
  • Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah dua buah.
  • Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom sel induknya, yaitu 2n (diploid).
  • Sifat sel anak sama dengan sifat pada induknya.
  • Pembelahan mitosis terjadi pada jaringan embrional.
  • Tujuan pembelahan mitosis yaitu untuk memperbanyak sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel yang rusak.
megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.