By | Juli 21, 2018
  •  
  •  
  •  

Pada 2013, sebanyak 209.000 orang tenaga honorer yang lulus seleksi CPNS. Total tenaga honorer yang menjadi peserta seleksi saat itu adalah 648.000 orang. Pemerintah, kata Setiawan, memiliki opsi bagi mereka yang tak lulus tes CPNS. Opsi pertama, bagi mereka yang masih memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi CPNS, dipersilakan kembali ikut seleksi.

“Kedua, bagi mereka yang sudah tidak memenuhi syarat untuk daftar sebagai PNS, tapi masih memenuhi syarat sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), silakan ikut seleksi,” ungkap Setiawan. Baca juga: Kemendikbud Usulkan 100.000 Guru Honorer Jadi PNS pada 2018 Meskipun demikian, ia mengaku pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah, yakni memvalidasi ulang terhadap data yang ada.

BACA JUGA :  KOPDARGAB se sumatera utara meriah di isi Dengan Modification Contest Sepeda Motor dan Dj

DPR dan Pemerintah menggelar rapat gabungan terkait tenaga honorer K-2, Senin (4/6/2018). Rapat menyoroti banyaknya tenaga honorer K-2 yang tidak lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyebut, pada 2013, terdapat 438.590 orang tenaga honorer yang tidak lulus seleksi CPNS. Dari jumlah tersebut, yang terbanyak adalah tenaga honorer administrasi.

BACA JUGA :  Cara Simpan Status Teman Gambar dan Video di WhatsApp Tanpa Harus Screenshot

Anggota Komisi I DPR Syarifudin Hasan menyoroti nasib tenaga honorer yang tidak lolos seleksi CPNS. Menurut dia, harus ada kebijakan untuk mengakomodasi nasib mereka. Baca juga: Honorer yang Tak Lulus Tes CPNS Didominasi Tenaga Administrasi “Harus ada kebijakan politik (untuk) 438.000 tenaga honorer yang belum terakomodasi,” ujar Syarifudin.

Sebab, menurut dia, tenaga honorer tersebut sudah memberikan kontribusi kepada negara. Oleh karena itu, nasib mereka pun harus dipertimbangkan. Terkait hal ini, Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmadja mengungkapkan, pemerintah secara internal bakal membahas hal tersebut.

BACA JUGA :  Gerindra Ajak Massa Doakan Hakim MK Agar Diberi Petunjuk

Pembahasan akan fokus pada solusi bagi tenaga honorer K-2 yang tak lulus seleksi CPNS. “Karena pada kenyataannya, kalau berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2012 sebetulnya itulah tenaga honorer K-2 harus dites satu kali dan pemerintah sudah melakukan,” ujar Setiawan.

Sebab yang ada saat ini adalah data lima tahun lalu. “Apakah data-data tersebut masih ada keberadaannya, karena ini kan sudah ada yang beralih profesi, bahkan meninggal dan sebagainya,” tutur Setiawan. Pemerintah dan DPR akan kembali melakukan rapat gabungan mengenai tenaga honorer pada akhir Juli 2018.

Gubsu : Edy Rahmayadi didampingi Kepada Dinas Kese...
views 62
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menjenguk penderita tumor ganas Ahmad Safri di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Sel...
Fokus Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan, GUBSU Ke...
views 36
Megazio.com, Medan - Edy Rahmayadi terus memotivasi dan mendorong para aparatur sipil negara (ASN) agar meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masy...
Ahmad Bocah 11 Tahun di Diagnosa Mengidap Penyakit...
views 292
Megazio.com, Labuhanbatu- Mohon Doa Dan Dukungan Kepada Saudara Kita Tersebut agar Diberikan Kesembuhan Seperti Sediakalanya. Bagi Yang Ingin Berd...
Sule Selingkuh dengan Pramugari dan Punya 2 Anak
views 25
Siapa yang tidak mengenal dengan komedian yang bernama sule, kali ini sule di duga memiliki istri dan dua anak selain dari istri sah nya, kenapa bisa....
Pendaftaran CPNS : Rincian Formasi Pendaftaran dan...
views 880
Pada tahun ini, jumlah formasi penerimaan para calon abdi negara tersebut mencapai 254.173 formasi. Kebutuhan pegawai aparatur sipil negara secara...

Tinggalkan Balasan