Pebisnis UMKM, Kenali Dulu Investasi Leher ke Atas yang Cocok! – Sahabat Pegadaian | Solusi Gadai Terbaik – Tips Menabung Emas

  • Bagikan

Para pebisnis UMKM, sudah tahu investasi leher ke atas yang cocok dengan kita? Kita bisa mempraktikkan rahasia ini demi kemajuan bisnis UMKM kita loh!

Mau tahu apa saja rahasianya? Simak informasi pada artikel ini!

Tantangan Pebisnis UMKM

Untuk meraih kesuksesan tidak ada jalan yang instan, termasuk dalam bidang Usaha Kecil Menengah (UMKM). Sebagai pebisnis UMKM, tentunya tidak hanya bicara soal untung rugi, banyak hal yang sering kali tidak bisa dihitung secara rupiah.

Sepanjang tahun 2020 adalah tahun yang penuh tantangan bagi para pebisnis UMKM dikarenakan hadirnya pandemi COVID-19.

Segala masalah yang muncul, mulai dari omzet, sales yang turun signifikan, masalah karyawan yang tidak produktif akibat sepinya bisnis, hingga masalah lain yang menjadi efek domino dari kebijakan social distancing dan pembatasan aktivitas secara makro, khususnya di kota kota besar di Pulau Jawa dan Bali.

Pebisnis UMKM sendiri mengupayakan banyak cara untuk bertahan hidup, minimal bisa menutup operasional usaha saja sudah sangat beruntung.

Para pebisnis perlahan harus mulai beradaptasi atas kondisi yang terjadi dengan membuat perubahan strategi offline menjadi online sales, perubahan bentuk sajian ke frozen food, pembuatan iklan yang awalnya masih manual berubah menjadi online ads, seperti FB dan IG ads.

Sebagai pemilik bisnis, sudah pasti hal ini menjadi tantangan tersendiri, karena bagi generasi X atau baby boomers, memulai teknologi saat menjalankan bisnis tidaklah mudah.

Berbeda sekali dengan generasi Y dan Z yang mampu dan sudah terbiasa dengan teknologi digital dalam hal kesehariannya.

Bahkan ada istilahnya digital age or remote working, dimana selama ada internet mereka bisa menjalankan bisnisnya dengan tetap koordinasi yang baik dengan keseluruhan tim.

Manfaat Investasi Leher ke Atas Bagi UMKM

Selama 2020, investasi menjadi hal yang sangat ramai dilakukan oleh banyak orang, karena banyak dari kita sudah work from home dan punya waktu untuk terus belajar.

Salah satunya adalah investasi leher ke atas, yang artinya melakukan investasi dengan menambah ilmu demi keberlangsungan bisnis tersebut.

Nah, ternyata banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan melakukan pengembangan diri sendiri, karena investasi yang paling berharga adalah investasi ilmu yang kalau dibagikan terus menerus, ilmu akan terus berkembang dan akan membantu semua orang untuk saling sukses juga, lho!

#1 Growth Mindset

Ini sangat penting, the way you think represents the way u action. Itulah kenapa pola pikir kita harus terus bertumbuh.

Baca juga :  Mengenal Secara singkat Apa Itu Keping Bitcoin

Cara berpikir yang terbuka membuat seseorang terus bertumbuh dan belajar, Saat seseorang merasa sudah tahu semuanya, saat itulah orang tersebut berhenti bertumbuh.

Growth mindset bisa dimulai dengan mencari info dengan mencari tahu bagaimana peluang bisnis kedepannya, sistem permodalan, kemudian pinjaman modal yang kedepannya bisa membantu untuk meningkatkan usaha bahkan untuk ekspansi bisnis.

Para pebisnis bisa mempelajari tentang Pegadaian Pinjaman Usaha, dimana Pinjaman Usaha adalah produk pembiayaan yang memberikan kredit dengan barang jaminan BPKB kendaraan bermotor dan sistem angsuran bulanan yang diberikan kepada pelaku UMKM.

Produk ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha dengan sistem fidusia, dimana barang jaminannya adalah BPKB kendaraan bermotor.

Keunggulan yang bisa didapatkan oleh para pebisnis UMKM jika menggunakan produk ini di antaranya adalah:

  • Prosedur pengajuan kredit sangat cepat dan mudah, dengan agunan cukup BPKB kendaraan bermotor
  • Sewa modal (bunga pinjaman) relatif murah dengan nilai angsuran yang tetap per bulannya.
  • Pelayanan di seluruh outlet Pegadaian dan dapat juga melalui aplikasi Pegadaian Digital
  • Pinjaman mulai dari Rp 1 juta
  • Jangka waktu pinjaman fleksibel, dengan pilihan jangka waktu 12, 18, 24, 36, 48 bulan.
  • Proses kredit hanya butuh 3 hari.
  • Dana dapat segera cair sesaat setelah proses selesai
  • Pelunasan dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan pemberian diskon untuk sewa modal.

Adapun, syarat-syarat yang harus dipenuhi saat mengajukan Pegadaian Pembiayaan Usaha, yaitu:

  • Legalitas usaha (SIUP, SITU, Surat Keterangan Usaha) atas nama Pemohon
  • Legalitas Kendaraan (BPKB, STNK, Faktur, Kuitansi) atas nama Pemohon
  • Kartu Keluarga
  • KTP (Suami-istri jika pemohon telah berkeluarga)
  • Usaha milik sendiri dan sudah berjalan minimal 1 tahun
  • Usia kendaraan mobil maksimal 25 tahun terakhir dan motor maksimal 15 tahun terakhir

Uang pinjaman yang disediakan untuk para pebisnis UMKM adalah Rp 10 juta hingga Rp 500 juta dengan sewa modal (bunga pinjaman) 1 – 1,15 persen per bulan.

Baca juga :  Jokowi Melarang Mudik 6-17 Mei: Saya Betul-betul Masih Khawatir soal Mudik Lebaran

Sementara itu, biaya administrasi yang dibebankan adalah 0,5-1 persen per transaksi.

Nah, jika kita ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Pegadaian Pinjaman Usaha, bisa langsung mengunjungi situs resmi Pegadaian.

#2 Networking

Membangun network atau jaringan bisa dilakukan dengan berbagai cara, jaringan ini diperlukan untuk mencari partner yang akan selalu mendukung usaha kita, misalnya supplier, transporter, distributor dan lain sebagainya.

#3 Teknologi

Selain itu, membangun jaringan atau network juga dapat dimulai dengan penggunaan media sosial secara efektif sehingga dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan.

Calon pelaku UKM harus belajar melek media, yaitu menggunakan berbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter. Atau, kita bisa membuat blog atau menggunakan email.

#4 Olahraga

Men sana in corpore sano, kita tahu investasi yang penting adalah soal kesehatan. Dengan olahraga, kita bisa me-maintain-nya.

Saat seseorang sudah memiliki uang, namun sudah tidak punya kesehatan, bagaimana orang tersebut menikmati hasil usahanya? Oleh karena itu, alokasikan waktu 30-45 menit per hari untuk rutin berolahraga.

#5 Beramal dan Berdoa

Percaya atau tidak kita perlu memberikan persentase dari penghasilan kita kepada orang lain, bisa dalam bentuk persepuluhan, zakat, sedekah, dan sebagainya.

Kita percaya bahwa saat kita diberi lebih banyak rezeki, kita perlu untuk memberi lebih rezeki juga kepada orang lain. Percayalah, akan ada reward yang datang baik secara positif kepada kita.

Jangan lupa juga untuk berdoa, karena berdoa merupakan satu kesatuan. Do the best and let GOD do the rest.

Semua Berproses

Pada akhirnya, semua yang dilakukan tetap perlu proses dan waktu dalam implementasinya. Tidak ada yang cepat dan instan.

Semoga para pebisnis UMKM bisa menjadi lebih baik dan menjadi motor penggerak perekonomian bangsa Indonesia.

Apakah kita mendapatkan wawasan baru setelah membaca artikel? Jangan lupa untuk bagikan informasi ini lewat media sosial kepada rekan atau keluarga terdekat yaa. Terima kasih!

sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.