Pasar Tomohon Seperti di Wuhan, Pasar di Sulawesi Utara Menjual Hewan Liar Secara Bar bar

Tak hanya Pasar Seafood Huanan di Wuhan saja yang menjual ragam hewan liar sebagai makanan ekstrem. Di Sulawesi Utara juga ada pasar yang serupa, Belakangan ini masyarakat tengah diresahkan dengan mewabahnya virus corona.

Virus mematikan tersebut diduga berasal dari Pasar Seafood Huanan yang berada di Wuhan, China.

Pasar tersebut menjadi viral karena di dalamnya banyak menjual hewan-hewan liar yang dijadikan makanan ekstrem bagi orang-orang di China.

Hewan-hewan liar tersebut ada mulai dari kelelawar, tikus, anjing, ular, monyet dan masih banyak lagi.

Di Sulawesi Utara terdapat pasar serupa yang juga menawarkan hewan liar sebagai makanan ekstrem. Pasar tersebut dikenal dengan nama Pasar Tomohon yang terkenal di kota Manado.

Di Pasar Tomohon, kamu akan menemukan hewan liar seperti monyet, kelelawar, ular, dan anjing yang dijajakan untuk dijual kepada pelanggan. Meski terkenal, tak sedikit juga yang mengkritik habis-habis pasar tersebut.

Orang-orang menjual hewan liar tersebut dinilai sebagai kekejaman terhadap binatang. Biasanya para penjual akan mengurung anjing di dalam kandang. Kemudian hewan tersebut dipukul sampai mati dan dijual.

Selanjutnya anjing dan tikus ditusuk bambu dan dibakar untuk menghilangkan bulu halus. Dalam keadaan sudah terpanggang hewan dijajakan di kios khusus di pasar.

Hal ini mendapat kritikan dari penyayang binatang.

Sebelumnya Pasar Tomohon pernah terdaftar sebagai objek wisata utama di sebuah aplikasi travel. Kemudian banyak orang yang mengecam pasar tersebut, sehingga membuat destinasi pasar tersebut dihapus dari aplikasi.

Namun, perdagangan hewan secara ekstrem masih berlanjut hingga sampai saat ini dengan izin dari pemerintah setempat. Mereka telah menolak untuk bertemu dengan para pegiat dari komunitas pecinta hewan.

Selain kekejaman terhadap hewan, para pegiat tersebut juga mengatakan Pasar Tomohon adalah tempat berkembang biaknya penyakit yang berpotensi fatal

You May Also Like

megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]