Obat Kanker Dari Akar dan Batang Bajakah, Perlu di Teliti Terlebih Dahulu..

  •  
  •  
  •  
  •  

berawal ketika tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya berhasil menyabet medali emas pada kompetesi Internasional World Invention Creativity Olympic (WICO) di Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Ketiganya mempresentasikan khasiat akar bajakah yang dianggap berhasil mematikan sel kanker pada tikus penelitian.

media nasional diramaikan dengan pemberitaan mengenai khasiat akar bajakah yang disebut sebagai obat kanker alternatif. Hal ini rupanya memicu kontroversi di dunia medis.

bajakah sudah lama dipercaya memiliki khasiat tinggi, terutama bagi warga Kalimantan.

Bahkan klaim khasiat Bajakah telah ‘dibuktikan’ langsung lewat pengalaman empiris nenek salah satu ilmuwan muda yang meneliti khasiat Bajakah

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan heboh khasiat akar bajakah telah ‘menelan korban’.

Tak sedikit pasien yang terpapar informasi tersebut akhirnya meninggalkan pengobatan di jalur medis.

Demi membuktikan khasiat getah Bajakah, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek akan menggandeng Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Ristekdikti) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes).

Ada juga Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Pelayanan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Akmal Taher yang mencoba memanggapi kontroversi khasiat akar bajakah di kalangan pekerja medis.

Menurut Akmal Taher, akar bajakah memiliki potensi positif di bidang kesehatan, namun masih sulit untuk dikatakan sebagai obat untuk menyembuhkan kanker.

“Ini potensi ada dan sudah dibuktikan pada binatang. Tinggal bagaimana penelitian pada manusia,” kata Akmal Taher.

Ia pun mengimbau agar pasien kanker tetap menjalani kemoterapi dan tidak beralih dan mengandalkan desas-desus khasiat akar bajakah.

“Masyarakat harusnya cukup bijaksana bahwa menurut metodologi yang kita sepakati, (Bajakah) belum bisa untuk mengobati kanker.

Itu makanya, sudah tentu sikap Kementerian Kesehatan ini jelas bahwa pada saat sekarang bajakah punya potensi tapi tidak sekarang untuk bisa diklaim (obat kanker),” tegasnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Don`t copy text!