Ming. Agu 25th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Miris, 74 Tahun NKRI Merdeka Sekolah MTS ini Tidak Layak

  •  
  •  
  •  
  •  

Meski usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah memasuki 74 tahun, namun kesenjangan pendidikan masih terlihat di tanah Air

Bangunan MTs ini menjadi bahan gunjingan netizen di dunia maya, lantaran kondisinya yang memprihatinkan. Berawal dari sebuah postingan yang diunggah di laman facebook oleh akun dengan BetaSangadji Tualeka.

Salah satu fakta yang ditemukan adalah keberadaan sebuah bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Wahdatul Ulama di Desa Kamar, Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku.

siswa-siswinya menjalani proses belajar dengan duduk di atas lantai yang dilapisi pasir dan terlihat cukup memprihatinkan. Postingan ini, kemudian dibagikan sejumlah akun facebook dan menjadi tranding.

Dari hasil penulusuran, Senin siang (5/8/2019), salah satu anak negeri asal Desa Kamar, Yasin Kilderek yang dihubungi membenarkan bangunan tersebut adalah gedung sekolah di desanya.

Benar itu di sekolah MTs di kampung saya. Sudah lama sekolah itu dibangun, kondisinya memang demikian dan menampung sebanyak 50 siswa/siswi di Desa Kamar, “ ungkapnya.

Yasin mengaku, sekolah itu sudah dibangun pada tahun 2010 silam. Pembangunan sekolah itu dilakukan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di desa tersebut dan aktifitas belajar mengajar di MTS itu dilakukan oleh lima orang guru tenaga honor.

Menurut Kakanwil, keberadaan bangunan MTs Swasta seperti itu memang tidak bisa dipungkiri, karena sudah sejak empat tahun silam, tidak ada lagi bantuan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI kepada sekolah-sekolah berstatus swasta, khususnya berkaitan dengan pembangunan infrastrukturnya.

“Sudah beberapa tahun terakhir ini memang khusus sekolah-sekolah swasta tidak ada lagi bantuan untuk pembangunan gedung sekolah,”jelasnya.

Kakanwil juga menjelaskan, harusnya keberadaan sekolah swasta seperti ini juga menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten SBT, sebab pihak Kanwil Kemenag Maluku juga memiliki keterbatasan untuk melihat keberadaan sekolah-sekolah swasta ini.

Sumber : beritabeta.com