Mengenal Fungsi serta Perbedaan Per Daun dan Per Keong

  • Bagikan

Perbedaan per daun dan per keong pastinya mudah diketahui hanya dengan melihat bentuknya. Namun sejak dari pabrikan, setiap jenis mobil dibuat dengan karakteristik yang berbeda-beda pada sistem peredam kejutnya. Untuk jenis sedan yang tergolong mobil mewah, tentu suspensinya sudah dirancang sedemikian rupa sehingga sangat nyaman untuk dikendarai.

Sedangkan mobil bak terbuka suspensinya dibuat keras agar bisa mengangkut beban. Sementara model SUV tentu beda lagi sifat peredam kejut yang dimilikinya yang disiapkan mampu melibas beragam medan jalan. Kinerja suspensi pada tiap model mobil sejatinya berkaitan erat dengan perbedaan per daun dan per keong.

Perbedaan per daun dan per keong

Per daun dan per keong merupakan komponen suspensi yang sering ditemukan pada kendaraan roda empat. Kedua komponen ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga penggunaannya bergantung pada mobil yang menggunakan.

Untuk lebih jelasnya, mari kenali fungsi dan karakteristik dari per mobil yang tersedia di pasaran. Berikut penjelasannya;

1. Per Daun

Perbedaan per daun dan per keong
Perbedaan per daun dan per keong

 

Merupakan komponen kaki-kaki yang berfungsi untuk menahan bantingan layaknya per keong. Bedanya, per daun didesain seperti  batangan besi tipis yang ditumpuk menjadi satu. Lantaran bentuknya lembaran seperti daun, kerap disebut per daun atau leaf spring.

Baca juga :  Download Vlogger go Viral MOD Apk, Aplikasi para Youtubers

Meski sedan dan mobil penumpang jaman sekarang sudah mulai meninggalkan teknologi per daun, penahan bantingan ini sangat populer di era 70-an karena kemampuannya menahan beban lebih berat saat mobil diisi muatan besar baik barang maupun penumpang. Makanya per daun yang bermaterial logam besi ini, sekarang hanya diandalkan untuk mobil komersial seperti truk atau minibus dan beberapa SUV tertentu.

Agar empuk, lembaran per  bisa dikurangi. Untuk mendapatkan hasil maksimal, bagi yang masih memakai sokbreker oli, dapat diganti dengan yang model gas. Tujuannya untuk membantu memperoleh gaya pantulan ke atas (rebound) yang lebih baik.

Baca juga: 5 Rekomendasi Merek Shockbreaker Mobil Terbaik

2. Per Keong

Perbedaan per daun dan per keong
Perbedaan per daun dan per keong

 

Merupakan pengembangan dari per daun yang mulai ditinggalkan karena dianggap kurang nyaman. Per keong atau coil spring menjadi jawaban dari suspensi nyaman khas sedan karena daya menahan bantingan lebih smooth dan lembut , tidak sekeras per daun. Tetapi juga memiliki konsekuensi tidak bisa menahan beban berat saat mobil bermuatan besar/ banyak karena daya ulir pegas yang terbatas.

Baca juga :  Nauzubillah!! Azab Bagi Orang Yang Suka Berhutang Tapi Tidak Pernah Untuk Melunasinya

Teknologi yang semakin maju soal per keong juga membuahkan lahirnya per keong model progresif. Jadi selain memperhitungkan kenyamanan saat berkendara, tapi juga memberi kemampuan menahan body roll saat mobil bermanuver ekstrem.

Baca juga: Kenali 5 Jenis Suspensi Mobil Ini

Sebelum melakukan penggantian per keong, pastikan ukuran mangkok dan tinggi per. Pasalnya, ukuran yang tidak pas akan menimbulkan bunyi-bunyian saat mobil melintas di jalan bergelombang dan rusak. Gunakan per yang sama tingginya dengan shockbreaker. Tujuannya untuk mencegah goyang atau mangkok yang bisa lepas.

Untuk menentukan per keras atau empuk, bisa dilihat secara fisik. Perhatikan diameter batang per, jika terlihat besar berarti bantingannya keras. Amati juga jarak lilitannya, karena kalau lebih renggang berarti per itu akan terasa keras saat mengayun.

Biasanya mobil-mobil model sedan atau MPV akan dibekali per keong yang cenderung rapat. Sedangkan penggunaan per keong yang renggang lebih sering ditemukan pada model-model mobil SUV yang sering melalui jalanan tidak rata.

Semoga informasi mengenai perbedaan per daun dan per keong tersebut bermanfaat ya!

Baca juga artikel terkait Otomotif atau tulisan menarik lainnya di BukaReview.

#Mengenal #Fungsi #serta #Perbedaan #Daun #dan #Keong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.