Langkah Awal Deteksi Dini Kanker Serviks, Kapan Pap Smear Dilakukan?

  • Bagikan

megazio.com – Infeksi Human Papilloma Virus (HPV) adalah penyebab sekitar 99.7% kasus kanker serviks (leher rahim) yang selama ini menjadi beban kesehatan yang serius bagi wanita. Jenis kanker ini memiliki angka kejadian dan kematian terbanyak pada wanita di Indonesia.

Sayangnya, infeksi HPV umumnya tidak bergejala dan baru diketahui saat keganasan telah menyebar luas dengan tingkat kesembuhan sangat rendah. Untuk itu, sebaiknya keganasan kanker serviks tersebut kita cegah, dengan mendeteksi infeksi HPV secara dini melalui pap smear.

Baca juga :  Wanita Ini Syok saat Dapati File 'Terlarang' Miliknya Tiba-Tiba Beredar di Media Sosial

Pap smear adalah sebuah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi sel-sel kanker serviks atau leher rahim dan vagina.

Dilansir dari Healthline, Pap smear perlu dilakukan secara rutin agar bisa mengetahui sel-sel ganas di serviks sejak dini. Apabila hasil pemeriksaan pap smear positif atau ditemukan sel-sel bersifat kanker, dokter akan menangani penyakit ini lebih awal agar berpeluang tinggi mendapatkan kesembuhan. 

Baca juga :  Ibas SBY Bandingkan Penanganan COVID-19 di RI dengan Eropa

Pap smear sangat dibutuhkan bagi wanita, terutama yang berusia 21-65 tahun dan telah aktif melakukan hubungan seksual.

Direkomendasikan wanita berusia di atas 21 tahun menjalani pap smear setiap satu hingga tiga tahun sekali. Selain pap smear, sebetulnya terdapat beberapa metode skrining kanker leher rahim yang saat ini dikenal, antara lain:

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.