By | April 29, 2019

Jakarta- Sekjen KPU Arief Rahman Hakim melalui keterangan tertulis menyatakan jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia yakni 296 orang.

Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia terus bertambah.

“Update data per 29 April 2019 pukul 08.00 WIB, Wafat 296 jiwa. Sakit 2.151 orang, total 2.447,” ujarnya

BACA JUGA :  KPU Siap Hadapi Gugatan PILPRES dan PILEG

Menteri Keuangan juga telah menyetujui usulan KPU terkait besaran santunan bagi penyelenggara pemilu yang mengalami kecelakaan kerja selama bertugas di Pemilu 2019.

Mulai dari yang meninggal dunia sampai yang sakit dan dirawat.

Dalam surat yang dikirim Menkeu pada 25 April 2019, diuraikan bahwa besaran santunan untuk petugas meninggal sebesar Rp 36 juta.

BACA JUGA :  Dampak Pasca 22 Mei Medsos Dibatasi WhatsApp, Facebook dan Instagram Terjun Bebas

Untuk cacat permanen sebesar Rp 30 juta. Untuk luka berat sebesar Rp 16,5 juta dan luka sedang sebesar Rp 8,25 juta.


“Sedangkan bagi penyelenggara yang jatuh sakit, dalam Juknis yang sedang disusun KPU, akan dimasukkan dalam kategori luka sedang maupun luka berat,” ujar Evi.

BACA JUGA :  Internet dibatasi Kominfo Masih Mencatat 30 Hoaks Tersebar pada 21-22 Mei, Paling Banyak via Twitter

Evi menyebut, Menkeu telah menegaskan bahwa anggaran untuk santunan ini tidak akan menambah alokasi anggaran di KPU.

“Namun KPU diminta untuk mengoptimalkan anggaran yang saat ini telah dialokasikan bagi KPU,”

sumber.merdeka.com