By | Agustus 17, 2018

Tati Nadapdap (bidan ) dan ni Wayan lestary (kesling) f Dani Hendrata (apoteker)

bercerita pengalaman team: Hanya sedikit berbagi bagaimana susah senang perjalanan kami menuju Tempat Tugas Puskesmas Firiwage, Distrik Firiwage Kabupaten Boven Digoel, Prov Papua.

sekitar pukul 15:00 WIT kami sudah berangkat dari pelabuhan menuju penempatan, lalu sekitar pukul 16:00 WIT baru 1jam perjalanan Mesin Longboat yang kami naiki rusak.
Menurut driver nya berkata : gigi payung mesinnya rusak, kami sih kurang paham itu, sahut Tati Nadapdap berkata maklum bukan di ranahnya kami.
Driver yang bawa kami bernama Bpak Andreas Kumea.

BACA JUGA :  Sri Mulyani : Menganggarkan Dana THR Sebesar Rp 20 triliun, Baru Cair Rp 10 Triliun

Beliau sudah coba memperbaiki ternyata tidak bisa, dan berpendapat kepada para suster harus orang mekanik langsung yang bongkar ini mesin, Setelah beberapa lama coba perbaiki dan alhasil mesin tidak bisa juga menyala.

Lalu Bapak Andreas mengatakan kepada para suster, “adu suster, paman mesin ini rusak, sa tidak bisa kasih baik dan ini harus kita bawa kedarat, supaya mesin bisa diangkat lalu diperbaiki, kita hanyut2 lah ikut Arus Kali sambil dayung2 dayu.

BACA JUGA :  Sri Mulyani : Menganggarkan Dana THR Sebesar Rp 20 triliun, Baru Cair Rp 10 Triliun

Sahut para suster” iya kamipun menjawab, “iyahh sudah bapa, mau bagaimana lagi? Kita ikut arus saja sembari menunggu ada hubungan yang lewat” dan setelah beberapa jam mengapung di Kali Digoel sekitar pukul 20:00 WIT ada longboat yang lewat lalu kami panggil minta tolong, mereka berhenti dan singkat cerita kami bisa kembali ke pelabuhan Kali Digoel dengan Selamat, Puji Tuhan pertolongan Tuhan selalu Tepat.

BACA JUGA :  Sri Mulyani : Menganggarkan Dana THR Sebesar Rp 20 triliun, Baru Cair Rp 10 Triliun

Susahnya?kasian teman” yg dtempat tugas Bama (Bahan Makanan) sudah menipis n capekloh bongkar dan muat barang itu.

Senangnya? walau terapung2 gtu kami masih bisa goyang 2jari diatas loangboat
cc Lestary Florensius Dani Hendrata ini akan menjadi cerita bagi anak cucu kita nantinya.

Dikutip dari akun Facebook Tati Nadapdap