Jurnalis Warga Indonesia - Megazio

close

Jurnalis Warga Indonesia

citizen journalism adalah kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita.

Dalam jurnalisme warga, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi itu sendiri.

Pelibatan itu meliputi membuat, mengawasi, mengoreksi, menanggapi, atau sekadar memilih informasi yang ingin dibaca.

Karena itu, dikatakan bahwa jurnalisme warga tidak hanya memberi tempat tapi juga menyarankan dan mendorong pembaca untuk terlibat di dalamnya.

Etika Jurnalis Warga

Kegiatan jurnalisme warga dilakukan secara bebas oleh setiap individu, maka etika sebagai seorang individu dan jurnalis warga harus selalu dijunjung.

Artinya segala hal yang ditulis atau diunggah di platform media apapun, itu akan menjadi bersifat publik.

Maka sebagai seorang jurnalis warga harus dapat membedakan mana tulisan pribadi atau hanya menyangkut kepentingan penulis, dengan tulisan yang dapat dibaca atau dikonsumsi oleh khalayak atau masyarakat umum.

Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) merupakan salah satu batasan atau aturan bagi jurnalis termasuk jurnalis warga, karena memang belum ada satu undang-undang yang mengatur jurnalis warga ini.

Undang-undang ini berisi tentang aturan akan perbuatan yang dilarang dalam internet, yaitu tentang pencemaran nama baik, pornografi, konten SARA, dan lainnya.

Kategori Liputan Media

Ada beberapa kategori media yang digunakan para jurnalis warga. Mulai dari media massa, seperti televisi, radio, surat kabar.

Para jurnalis warga dapat menyampaikan atau memberitakan berita melalui situs atau portal-portal media daring.

Situs berbagi video dan gambar juga bisa menjadi media bagi jurnalis warga yang sedang naik daun.

Keunggulan Jurnalis Warga

Murah, cepat dan mudah diakses. Dengan adanya warga yang tersebar dan dekat dengan peristiwa, maka berita akan cepat didapat, selain itu berita yang didapat oleh media tak jarang juga gratis.

Akses terhadap berita juga sangat mudah, karna publikasi yang dilakukan dapat melalui berbagai media seperti sosial media atau media daring lain.

Memberi masyarakat ruang untuk berpendapat. Salah satu manfaat jurnalisme warga ialah untuk memberi ruang berpendapat bagi masyarakat, sehingga demokrasi juga menjadi salah satu nilai yang muncul dengan adanya jurnalisme warga.

Munculnya sudut pandang baru. Banyaknya masyarakat dengan sudut pandang yang berbeda dalam melihat suatu peristiwa menghadirkan berita yang beragam serta dekat dengan masyarakat.

Self regulatory. Berita yang dilaporkan tidak terikat pada suatu peraturan.
Menjadi pengganti media tradisional dalam melaporkan berita

jurnalis warga dapat menggantikan jurnalis profesional dengan menangkap peristiwa-peristiwa khusus, atau yang terjadi ditempat tertentu yang tidak memungkinkan bagi jurnalis profesional untuk meliput.

Keunggulan lain jurnalisme warga

1. Meningkatkan budaya tulis dan baca masyarakat. Blog dan juga media sosial menjadi sarana menulis dan membaca yang baik bagi masyarakat.

2. Meningkatkan budaya tulis dan baca masyarakat. Blog dan juga media sosial menjadi sarana menulis dan membaca yang baik bagi masyarakat.

3. Mendukung fungsi watch dog (kontrol sosial)

4. Masyarakat yang bebas berpendapat tentu dapat mengontrol kekuasaan pemerintah.

5. Hal tersebut dapat semakin memperkuat fungsi media karena media tradisional terikat peraturan sehingga tidak semua informasi dapat diinformasikan,sedangkan jurnalisme warga tidak terikat oleh peraturan.

Tantangan Jurnalis Warga

Kemunculan jurnalisme warga menjadi bukti bahwa akses media semakin terbuka bagi khalayak.

Setiap orang bisa terlibat dalam kegiatan mencari, menulis, dan melaporkan informasi dalam bentuk berita, artikel, foto, video, dll.

Tantangan jurnalisme warga

1. Profesionalisme. Jurnalis merupakan suatu profesi seseorang yang bertugas mencari, mengolah, dan menyebarkan informasi.Melalui profesi tersebut, mereka mendapatkan gaji. Berbeda dengan jurnalisme warga, terkadang para blogger hanya sekadar menyalurkan hobi dan tidak digaji.

2. Menjadi seorang jurnalis profesional membutuhkan keahlian tertentu dan jurnalis adalah orang yang sudah terlatih, Artinya, tak semua orang dapat membuat suatu beritaseperti menginvestigasi fakta, menulis straight news, feature, dsb, tanpa melalui proses pelatihan.

3. Jurnalis terikat oleh sistem yang ada di media massa, seperti aturan atau undang-undang tertentu.

4. Pers diatur oleh sistem pers, kemudian sistem pers diatur oleh sistem politik, Ketika narasumber menyatakan off the record, maka wartawan tidak boleh merekamnya dan menuliskannya di media.

Kemunculan jurnalisme warga seolah menjadi lawan kata dari nation state. Dalam nation state, warga negara merupakan individu yang memiliki bukti legal sebagai warga negara dalam suatu negara.

Bukti tersebut merupakan salah satu syarat menjadi jurnalisme warga selain memiliki akses internet dan bisa menulis, karena menjadi jurnalis tidak diperkenankan anonim.

Seorang jurnalis juga harus memperhatikan kualitas tulisan, karena kualitas isi tulisan dapat mempengaruhi khalayak. Tulisan harus dapat dipertanggungjawabkan, apabila melanggar maka akan ada hukum yang mengaturnya.