By | Februari 17, 2019

Megazio.com, Medan – Jelang pemilihan umum 2019, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengharapkan semua pihak terutama bupati dan wali kota agar mengisi keterbatasan penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.

“Bupati dan wali kota, isi semua kekurangan ini dengan tidak ada kepentingan perorangan maupun kelompok.

BACA JUGA :  Internet dibatasi Kominfo Masih Mencatat 30 Hoaks Tersebar pada 21-22 Mei, Paling Banyak via Twitter

Lakukan untuk kepentingan masyarakat dan sesuai aturan,” kata Edy saat memimpin rapat koordinasi persiapan Pemilu 2019 dengan Forkopimda Provinsi Sumut di aula Rajal Inal Siregar, Jumat (15/2/2019).

Dia kembali mengingatkan agar bupati dan wali kota bersikap netral pada pelaksanaan Pemilu mendatang.

BACA JUGA :  BPN Prabowo Cuma Bawa Bukti LINK Berita, Waketum PAN Menilai "Ini Konyol"

Begitu juga dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Edy menegaskan bahwa Pemprov Sumut selalu memegang teguh netralitasnya.

“Tolong hentikan kebohongan, rekayasa yang dibuat selama ini, Mari kita tegakkan kejujuran, bebaskan rakyat dalam pesta demokrasi ini.

BACA JUGA :  Dampak Pasca 22 Mei Medsos Dibatasi WhatsApp, Facebook dan Instagram Terjun Bebas

Pemprov Sumut meneriakkan netralitas paling keras,” ucapnya. Soal perekaman e-KTP untuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dia meminta segera dilakukan dan percepat penyelesaiannya. “Diharapkan akhir Februari ini sudah selesai,” ujar Edy.

foto dan artikel sumber : kompas

Tinggalkan Balasan