Ming. Agu 25th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Gagal Jadi Paskibra karena Anak Pejabat, Kini Posisi Hanya Cadangan

  •  
  •  
  •  
  •  

KOKO Ardiansyah, siswa sekolah di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, gagal jadi anggota Paskibra karena dikeluarkan sepihak oleh panitia. Padahal, dirinya mengaku sudah mengikuti proses seleksi, karantina, hingga telah mengukur baju, sepatu, dan peci.

Koko terpaksa mengubur impiannya menjadi satu di antara anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Pasalnya, tanpa alasan yang jelas, Koko dikeluarkan secara sepihak oleh panitia dan digantikan oleh orang lain yang sempat tak diketahuinya.

Cerita Koko pun viral di Facebook setelah diunggah oleh akun Malibas Channel, Selasa (13/8/2019). Dalam video yang beredar, Koko bercerita sejumlah seleksi yang telah ia jalani hingga akhirnya dikeluarkan secara sepihak.

Ia mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) pada hari pertama. Sementara pada hari kedua, masuk pada tahapan tes fisik.

“Mulai dari pertama sampai akhir, fisik terus hingga akhirnya sampai tahap terakhir,” ujar Koko.

Dalam video yang berdurasi hampir 3 menit itu, Koko ditemani ibunya menangis menceritakan kejadian tersebut. Padahal, Koko mengaku sudah menjahit seragamnya dengan modal pinjaman yang didapat sang ibu.

Merespons hal ini, Sekda Labuhan Batu Muflih membantah pengakuan Koko. Ia mengatakan, Koko gagal jadi anggota Paskibraka lantaran ada anggota lain yang gagal di tingkat Provinsi Sumatera Utara ditarik kembali ke kabupaten.

Sebenarnya ada anggota Paskibraka dari Labuhan Batu dua orang maju ke tingkat provinsi. Ternyata 1 di antaranya gagal sehingga ditarik ke Labuhan lagi,” ujar Muflih.
Pemkab Labuhan Batu juga menjamin pendidikan Koko tidak akan terganggu pascavideo pengakuannya viral di media sosial.