Sen. Sep 23rd, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Edy Ikhsan: Kita Sedang Membangun Gerakan Berbasis Kekuatan Rakyat

  •  
  •  
  •  
  •  

Medan : Masyarakat Madani atau dalam istilah Civil Society dianggap menjadi kekuatan alternatif membentuk peradaban di pemerintahan.

Namun sejauh mana masyarakat mampu mewujudkan Civil Society itu di tengah-tengah ketidakpercayaan terhadap politik?

Demikian salahsatu isi dalam diskusi silaturahmi antara Akademisi USU Dr Edy Ikhsan SH MA dengan Pengurus Yayasan BITRA Indonesia, Senin (19/8/2019).

Edy Ikhsan yang diprediksi maju dalam Pilkada Medan 2020 itu menyinggung kekuatan civil society yang bisa menjadi kekuatan alternatif di tengah dominasi kekuasaan.

“Tentu diskusi dan silaturahmi ini erat kaitannya dengan apa yang akan kita capai ke depan.

Bahwa Pilkada Medan adalah sebuah proses untuk mewujudkan peradaban masyarakat yang mencerminkan terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial,” ujar Edy Ikhsan.

Selain itu, sambung Dosen Fakuktas Hukum USU itu, peradaban yang kita inginkan ke depan adalah menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif dalam Civil Society ini.

“Ini gerakan bersama, bukan hanya menargetkan seorang Edy Ikhsan ke Balaikota, bukan itu. Kita sedang bersama menjalankan upaya yang berbasis kekuatan rakyat dan mengerti dengan nafas gerakan ini.

Namun tentu ini perlu mendapat banyak masukan dari kawan-kawan BITRA.

Beberapa bulan ke depan kita akan bersilaturahmi dengan organisasi, komunitas dan kekuatan rakyat lainnya agar gerakan ini terarah dan terukur, ” ujar Edy Ikhsan.

Direktur BITRA Indonesia, Rusdiana Adi meyakini masih banyak elemen rakyat yang berkenan meramu kekuatan civil society.

“Masih banyak. Tentu gerakan yang diusung Bang Edy Ikhsan ini sangat positif,” kata Rusdiana Adi.

Salah seorang aktivis BITRA Indonesia, Swaldi menyebut gerakan membangun komunikasi ke publik akar rumput menjadi salahsatu upaya mewujudkan Civil Society tersebut.

“Memetakan basis dan memahami karakter pemilih,” kata Swaldi.

Di tempat yang sama, Senior BITRA Job R Purba menekankan pentingnya kematangan analisis ke depan.

“Jangan berpangku pada organisasi NGO. Tentu sama-sama kita tahu Bang Edy Ikhsan ini punya jaringan dan simpul yang variatif,” kata Job Purba.

Diskusi diakhiri dengan beberapa agenda tentang diskusi advokasi buruh binaan BITRA Indonesia yang ada di Kota Medan.

Pilkada Medan direncanakan digelar September 2020. Nama Edy Ikhsan didorong maju melalui jalur non partai.

Pihaknya wajib mendapat dukungan KTP sebanyak 6,5 persen dari total DPT Kota Medan.

Editor: Rakyat Asril

Tinggalkan Balasan