Corona Medan: Ribuan Orang dari Zona Merah Covid-19 Datang ke Samosir - Megazio

Home / COVID-19 / Kesehatan

Selasa, 14 April 2020 - 21:39 WIB

Corona Medan: Ribuan Orang dari Zona Merah Covid-19 Datang ke Samosir

Penduduk di Kabupaten Samosir bertambah selama masa Siaga Darurat Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Samosir, dr Nimpan Karokaro menyampaikan jumlah pendatang mencapai 2.395 orang per tanggal 12 April 2020 lalu.

“Jumlah orang yang datang dan tinggal di Samosir sampai kepada angka 2.395 orang,” ujar Nimpan di Samosir, Selasa (14/4/2020).

Nimpan menyebut mayoritas para pendatang yang saat ini berada di Samosir berasal dari daerah zona merah dan transmisi Covid-19 seperti Medan dan Pulau Jawa seperti Jakarta dan Bandung.

Menurut dia, ribuan orang tersebut saat ini masih tinggal di Samosir, Mengantisipasi terjadinya penularan virus, Dinas Kesehatan Samosir melakukan pemantauan hari per hari melalui petugas puskesmas dan bidan desa masing-masing.

“Kekhawatiran kita ada pendatang yang terinfeksi virus Corona, walaupun sampai saat ini dari semuanya belum ada yang menunjukkan gejala,” ujar Nimpan.

Nimpan menuturkan, jumlah pendatang sebanyak 2.395 orang tersebut diperoleh dari data di seluruh pintu masuk ke Samosir. Pencatatan dilakukan sejak 23 Maret 2020.

Sejauh ini para pendatang yang berada di Samosir menjalani isolasi mandiri selama 2 minggu.

“Seluruhnya kita sampaikan kepada para pendatang tersebut untuk mengisolasi mandiri di rumah, walaupun belum kita tetapkan ODP. Kalau punya keluhan baru kita tetapkan ODP,” ujarnya.

Baca juga :  11 Manfaat Teh Hijau bagi Kecantikan dan Kesehatan, Lebih Baik ketimbang Teh Biasa

Ada pun pata pendatang tersebut tersebar di 9 kecamatan di Samosir. Berikut rinciannya:

Di Kecamatan Nainggolan 512 orang, Kecamatan Pangururan 444 orang, Kecamatan Simanindo 343 orang, dan Kecamatan Onanrunggu 268 orang.

Kemudian di Kecamatan Palipi 259 orang, Kecamatan Sianjurmula 238 orang, Kecamatan Harian 150 orang, Kecamatan Sitiotio 133 orang, dan Kecamatan Ronggurnihuta 48 orang.

Menyikapi hal itu, warga asli Samoair Teti Naibaho menyampaikan agar pemerintah benar-benar mengawasi pendatang.

Ia pun berharap para pendatang benar-benar menjalankan isolasi mandiri dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain itu, Teti Naibaho berharap Pemkab Samosir menjalin koordinasi hingga ke tingkat desa. Menurutnya perlu dilakukan pengecekan kesehatan selain menganjurkan “di rumah saja”.

Teti pun meminta agar Pemerintah membuat aturan agar pengusaha wisata di Aek Rangat menutup usahanya sementara.

“Ada baiknya ditutup, atau dibuat batasan waktu operasional,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Obat Kadas Kurap Panu Gatal Jamur dan Obat Gatal-gatal Obat Tradisional Ampuh dan Mujarab Obat Kulit

Berita Daerah

Warsit Mantan Ketua DPRD Blora Marah Tak Mau Cek Kesehatan Usai Kunker ke Lombok

Berita Daerah

DPRD Kabupaten Blora Marah Tolak Cek Kesehatan Setelah Pulang Kunker

Kesehatan

Cara Mudah Membuat Hand Sanitizer dari Lidah Buaya

Berita Daerah

Viral Video Menkes Terawan Agus Putranto Mundur Setelah Kasus Corona Melonjak Jadi 500

Berita Daerah

Berita Terbaru LOCKDOWN Hari ini, 10 Besar Negara Terkena Corona

Kesehatan

Khasiat Tanaman Anting-anting Bagi Kesehatan

Berita Daerah

Ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara Positif Virus Corona, ini Riwayat Perjalanannya