Buruh Harian Lepas (BHL) Menuntut Hak dan Keadilan PT. Pangkatan Indonesia

Labuhanbatu– Sembilan Belas Buruh Harian Lepas (BHL) PT PANGKATAN INDONESIA MP EVANS GRUP Kebun Pangkatan, Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, ini sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP)nya, masih sah terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia.


Langsung aja ke Tujuan awal.,

Sangat dimungkinkan ketika Pelaksanaan Pemilihan Umum ( Pemilu) Legislatif pada Tahun Tahun 2019, ikut memberikan sumbang sih suaranya kepada para anggota DPRD Labuhanbatu, DPRD Sumatera Utara dan juga DPR-RI, sehingga para wakil partai politik yang mengaku sebagai wakil rakyat bisa duduk disinggasana kekuasaan.

Tetapi ketika mereka di dzholimi, diperlakukan sewenang-wenang, oleh pengusaha sepertinya para wakil rakyat yang terhormat, yang duduk diruangan sejuk tidak memiliki kepedulian, mungkin saja mereka berkata:

“Buang-buang Energi Saja mengurusi kamu, siapa suruh kamu jadi rakyat jelata yang hidup melarat”

Demikian juga dengan keberadaan Pemerintah Kabupaten, Provinsi hingga pusat, seakan sudah kehilangan hati nurani”

“Cerita untuk rakyat, demi rakyat, atas nama rakyat, dan semua yang manis dan indah atas nama rakyat, sepertinya sudah berakhir, hanya berlaku pada masa kampanye saja, ketika sudah menang terpilih ambyar, seperti kentut yang heboh saat masih ada semerbak wanginya.

Hari ini Selasa 07 Juli 2020, kembali mereka menyambangi pengurus PC.FSPMI Labuhanbatu, yang tergabung dalam Koalisi Organisasi Serikat Pekerja dan Lembaga Swadaya Masyarakat (KOSP-LSM) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI) dan Team Investigasi Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia (TIPAN-RI)untu melakukan konsolidasi, koordinasi terkait dengan jalannya perjuangan menuntut hak, menuntut keadilan, menuntut perlakuan yang sama dan adil dimuka hukum.

Kami siap melakukan apa saja demi keberhasilan perjuangan ujar mereka serempak.

Kalaupun harus aksi unjuk rasa, ke Kantor DPRD Labuhanbatu, Dinas Tenagakerja Labuhanbatu dan Institusi hukum lainnya kami siap” Ucap Mereka.

Kata yang tepat sebagai setawar sedingin” Sabar ya ibu-ibu proses masih berjalan, yakinlah Allah,SWT akan meridhoi perjuangan ibu-ibu”

FSPMI dan TIPAN-RI, terus berjuang, kami tidak mengenal kata menyerah sebelum sampai pada titik akhir perjuangan.

You May Also Like

megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.