Bayar Pajak Kendaraan Bermotor anda, Ini Daerah yang Terapkan Pajak Progresif Kendaraan

Kebijakan penerapan tarif pajak progresif kendaraan bermotor sudah berlaku di sejumlah wilayah. Selain di DKI Jakarta, kebijakan ini juga berlaku di wilayah Provinsi Jawa Tengah ( Jateng) dan juga di Jawa Barat.

1. Provinsi Jateng

kebijakan penerapan tarif pajak progresif kendaraan bermotor ini sebagaimana diatur dalam Perda Provinsi Jateng nomor 2 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jateng Tavip Supriyanto mengatakan, sesuai aturan tersebut tarif pajak progresif pemilik sepeda motor hanya dikenakan bagi pemilik kedua dengan kapasitas silinder di atas 200 cc.

2. Jawa Barat

Penerapan aturan tarif pajak progresif di wilayah Jawa Barat diatur dalam Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.

Mengenai besaran tarif pajak bertingkat naik di Jawa Barat, mulai dari 1,75 persen. Untuk kepemilikan kedua dan seterusnya naik 0,5 persen. Pajak progresif maksimal yang dikenakan adalah 10 persen, terhitung dari kepemilikan ke-17 dan seterusnya.

  1. NJKB Motor sebesar Rp9.600.000
  2. Bobot koefisien sebesar 1
  3. Tarif pajak kepemilikan pertama sebesar 1,75% Sehingga Pajak Kendaraan Bermotor yang harus dibayarkan adalah : Rp9.600.000 x 1 x 1,75% = Rp168.000. Jumlah tersebut belum termasuk sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dan biaya yang termasuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang terdapat pada Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2016.

3. DKI Jakarta

Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta, penerapan tarif pajak progresif kendaraan bermotor mengacu pada Perda Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pajak Kendaraan. Sama halnya dengan daerah lainnya, tarif pajak bertingkat naik ini diterapkan bagi pemilik kendaraan atas nama dan alamat yang sama.

  1. • Kendaraan pertama besaran pajaknya 2 persen.
  2. • Kendaraan kedua besaran pajaknya 2,5 persen.
  3. • Kendaraan ketiga besaran pajaknya 3 persen.
  4. • Kendaraan keempat besaran pajaknya 3,5 persen.
  5. • Kendaraan kelima besaran pajaknya 4 persen.
  6. • Kendaraan keenam besaran pajaknya 4,5 persen.
  7. • Kendaraan ketujuh besaran pajaknya 5 persen.
  8. • Kendaraan kedelapan besaran pajaknya 5,5 persen.
  9. • Kendaraan kesembilan besaran pajaknya 6 persen.
  10. • Kendaraan kesepuluh besaran pajaknya 6,5 persen.
  11. • Kendaraan kesebelas besaran pajaknya 7 persen.
  12. • Kendaraan kedua belas besaran pajaknya 7,5 persen.
  13. • Kendaraan ketiga belas besaran pajaknya 8 persen.
  14. • Kendaraan keempat belas besaran pajaknya 8,5 persen.
  15. • Kendaraan kelima belas besaran pajaknya 9 persen.
  16. • Kendaraan keenam belas besaran pajaknya 9,5 persen.
  17. • Kendaraan ketujuh belas dan seterusnya besaran pajaknya 10 persen.

sumber otomotif.kompas.com

You May Also Like

megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.