Jum. Des 6th, 2019

Megazio

Berita Terupdate Nasional dan Hiburan

BATIK SAWUNGGALING DAN IBU KRISTIANI HERAWATI YUDHOYONO

Batik motif Sawunggaling, salah satu motif genre Batik Indonesia karya cipta maestro Panembahan Hardjonagoro (Hardjono Go Tik Swan/GTS) yang lahir atas perintah Presiden Sukarno.
  •  
  •  
  •  
  •  

Batik motif Sawunggaling, salah satu motif genre Batik Indonesia karya cipta maestro Panembahan Hardjonagoro (Hardjono Go Tik Swan/GTS) yang lahir atas perintah Presiden Sukarno.

Baca Juga

Batik Indonesia adalah perpaduan antara batik pedalaman (gagrak Surakarta dan Yogyakarta) yang penuh makna filosofis dan monokrom yang didominasi warna hitam dan coklat karena penggunaan pewarna alami soga jambal dan batik pesisiran yang kaya warna.

Batik pedalaman dicirikan dengan dominasi warna sogan dengan latar belakang kecoklatan khas Surakarta dan putih dari Yogyakarta.

Selain dominan kecokelatan ada warna hitam dan biru. Warna biru berawal dari nila atau indigo. Warna hitam adalah perpaduan antara soga jambal yang kecoklatan dan nila yang biru.

Senentara batik pesisiran kebanyakan diusahakan para saudagar peranakan, sehingga dominan motif yang berasal dari mitologi Cina, seperti liong (naga), kilin, burung hong (phoenix).

Dalam perjalanannya batik pesisiran sangat dipengaruhi oleh pembatik Belanda seperti Van Zuylen bersaudara yang diucapkan dalam Bahasa Jawa dialek Pekalongan menjadi panselen.

Dari para seniwati batik Belanda dan Indo tersebut dintroduksi pemakaian pewarna kimia.Dengan demikian batik pesisiran menjadi kaya akan warna.

Ilmu tentang pewarnaan yang diintroduksi seniwati batik Belanda tersebut dikembangkan oleh pengusaha peranakan dari Kedungwuni Pekalongan, Oey Soe Tjoen yang mampu menghasilkan gradasi warna dalam selembar kain batik.

Batik motif Tiga Negeri, pada awalnya adalah batik yang proses pewarnaannya dilakukan di tiga tempat, Coklat di Solo, merah di Lasem, dan biru di Pekalongan.

Motif Sawunggaling tercipta ketika GTS meditasi di Canggu Bali. Motif Sawunggaling mengingatkan bahwa pada sosok pemuda tampan hasil perselingkuhan antara Jayengrana (Adipati Jangrana) dan Dewi Rara Sangkrah.

Sawunggaling terkenal memiliki kemampuan kanuragan yang sangat digdaya. Ketika menjabat sebagai Adipati Surabaya, Sawunggaling terkenal berani melawan VOC. Sawunggaling adalah petarung tangguh.

Ragam hias Batik Sawunggaling berupa ayam jago tarung (bukan phoenix seperti yang termaktub dalam pemberitaan). Dalam sebuah kesempatan wawancara dengan GTS, beliau menyatakan kepada saya bahwa dalam pertarungan ada yang menang dan ada yang kalah.

Selain motif Sawunggaling, GTS pernah menciptakan motif Parang Kurda, persembahan kepada Presiden Sukarno dan motif Mega Kusuma kepada Presiden Megawati Soekarnoputri, dan puluhan karya lainnya.

Belakangan baru diketahui apa yang tersirat di balik pilihan almarhumah Ibu Kristiani Herawati Yudhoyono tentang pilihannya terhadap motif Sawunggaling sebagai seragam keluarga dalam rangka merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah.

Rupanya belakangan baru diketahui bahwa almarhumah sedang bertempur atau bertarung ( melawan kanker darah. Batik Sawunggaling yang belum dijahit itulah dipakai untuk pertama dan terakhir sebagai lurup (penutup jenazah almarhumah dari ICU NUH untuk disucikan dan disemayamkan di KBRi Singapura.

Isyarat dan wirasat itu baru dipahami oleh Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono sepeninggal Ibu Kristiani Herawati.

(Sumber : Rachmad Bahari, peminat masalah sosial budaya dan kebijakan publik).

Hits: 52