Kam. Jul 18th, 2019

Megazio.com

Berita Hari Ini, Kabar Update dan Terpercaya

Bantah Prabowo, Basuki Bilang Bangun Infrastruktur Tak Bisa Tiba-tiba

1 min read
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membantah kritikan calon presiden Prabowo Subianto bahwa proyek infrastruktur yang digarap saat ini tidak dilakukan dengan perencanaan yang matang.

Menurut dia, setiap proyek yang digarap selalu ada dokumen studi kelayakan atau feasibility study (FS), detail engineering design (DED) hingga analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) sebelum eksekusi dilaksanakan.

BACA JUGA :  Gubernur Berharap Teknologi Jarwo Diterapkan di Seluruh Sumut

Menurut dia, setiap proyek yang digarap selalu ada dokumen studi kelayakan atau feasibility study (FS), detail engineering design (DED) hingga analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) sebelum eksekusi dilaksanakan.

Dia mencontohkan pembangunan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi. Belum dieksekusinya proyek tersebut hingga kini lantaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk, masih memperhitungkan rute terbaik yang hendak dibangun.

BACA JUGA :  Irfan Seorang Mahasiswa Asal Indonesia Yang Lolos Penembakan di Selandia Baru

“Mana yang paling efisien? Tergantung masalahnya dan sekarang mau dipilih dari tiga,” sambung Basuki. “Kalau lewat tempat latihan marinir yang hanya sekali dalam setahun, tapi setiap harinya saat latihan harus disetop 2-3 jam untuk dia manuver.

Baru boleh jalan lagi. Bisa enggak orang menerima itu? Kalau enggak harus lebih selatan, harus bikin terowongan sehingga harganya lebih mahal.

BACA JUGA :  Sampaikan Visi Indonesia, Jokowi Dinilai Tampil Makin Percaya Diri

Tapi masyarakat ingin yang itu, sehingga tidak terganggu,” jelas Basuki. Pemilihan rute, kata Basuki, juga merupakan bagian dari FS dan DED yang menjadi pertimbangan sebelum pembangunan dilakukan. Tanpa ada keduanya, maka hal itu berpotensi melanggar peraturan.

sumber : kompas.com

error: Content is protected !!