5 Cara Menyimpan Daging Kambing Agar Awet dan Tidak Berbau

  • Bagikan

Daging kambing memang memiliki aroma yang kuat dibanding daging lainnya. Bagi beberapa orang mencium bau daging kambing bahkan bisa membuat mual. Daging yang sudah dimasak saja masih menimbulkan bau, apalagi daging kambing yang masih mentah. Namun, bagi kamu yang menyukai daging kambing tapi tidak menyukai baunya, tidak perlu khawatir, kamu tetap bisa menyimpannya di dalam kulkas atau freezer. Dan, agar daging tetap awet dan tidak menyebarkan bau ke seluruh bagian kulkas, ini 5 cara menyimpan daging kambing agar awet dan tidak berbau.

 

Manfaat daging kambing dan cara menyimpannya

Daging kambing punya banyak deretan mitos, seperti menyebabkan kolesterol, atau darah tinggi. Sebenarnya jika jumlah yang dikonsumsi tidak berlebihan, daging kambing justru punya banyak manfaat. Dalam 100 gram daging kambing, 27 gram protein dan 15 gram lemak. Daging kambing juga mengandung zat besi dan omega-3, sehingga bermanfaat menjaga daya kerja jantung. Namun, karena lemak pada daging kambing banyak berupa lemak tak jenuh, konsumsi daging kambing memang harus dibatasi. Jika ingin mengolahnya, kamu juga bisa membuang lemak dan hanya mengonsumsi daging yang tanpa lemak.

 

Agar daging kambing tidak berbau dan menyebar ke seluruh tempat penyimpanan, lakukan ini saat menyimpan daging kambing. Menyimpan daging dengan benar juga membuat daging tersebut lebih awet.

1. Lumuri daging dengan air perasan jeruk

Hindari Bau Daging Kambing di Ruang Penyimpanan dengan 5 Trik Berikut
Kandungan asam pada lemon dapat membunuh bakteri pada daging (Foto: Pixabay)

Apabila kamu akan memasak daging kambing dalam waktu 3 sampai 4 hari, sebaiknya daging disimpan di kulkas pada suhu 4 hingga 8 derajat Celsius. Sebelum disimpan ke dalam kulkas, kamu bisa melumuri daging kambing terlebih dahulu dengan jeruk nipis atau lemon setelah dicuci bersih tentunya. Kemudian, diamkan selama 30 menit agar cairan asam menyerap hingga ke dalam daging.

Baca juga :  Input dan Output dalam Java

Jeruk lemon atau jeruk nipis dapat membunuh bakteri penyebab bau pada daging. Daging yang sudah dilumuri jeruk, bisa kamu simpan di dalam wadah kemudian dimasukkan ke dalam kulkas. Harus diingat, menyimpan daging kambing yang sudah dilumuri jeruk nipis ini hanya untuk daging yang akan kamu konsumsi maksimal 3 hari ke depan.

 

2. Rebus daging kambing sebelum dimasukkan ke dalam freezer

Hindari Bau Daging Kambing di Ruang Penyimpanan dengan 5 Trik Berikut
Potongan daging kambing siap untuk direbus terlebih dahulu (Foto: Pixabay)

Trik selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk menghindari bau kambing di ruang penyimpanan adalah dengan merebus daging kambing yang dicampur dengan jahe, lengkuas, sereh, dan daun salam. Kamu juga bisa menambahkan jeruk nipis. Potong daging menjadi beberapa bagian, lalu rebus maksimal 30 menit saja. 

Dengan proses perebusan, bau kambing otomatis akan menguap dan bakteri penyebab bau juga akan mati. Selain itu, bahan-bahan dapur yang ditambahkan juga berperan sebagai anti bakteri dan penghilang bau. Setelah direbus, tiriskan daging di suhu ruang hingga dingin dan kering. Kemudian masukkan ke dalam kulkas apabila kamu akan mengolahnya segera. Atau daging bisa dimasukkan ke dalam minus 8 derajat Celsius agar lebih awet.

 

Baca juga: 5 Trik Menyimpan Daging Agar Bebas dari Aroma Tidak Sedap

3. Gunakan wadah plastik kedap udara

Hindari Bau Daging Kambing di Ruang Penyimpanan dengan 5 Trik Berikut
Wadah yang digunakan untuk menyimpan daging harus tertutup. (Foto: Pixabay)

Sebelum dimasukkan ke dalam wadah, pastikan daging dalam keadaan bersih dan kering. Simpan daging dalam wadah kedap udara agar terhindar dari aroma daging yang menyeruak, sebelum dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan. Selain itu, wadah kedap udara juga akan melindungi daging dari kontaminasi bakteri yang bisa membuat daging cepat busuk.

Baca juga :  Syarat Melahirkan Ditanggung BPJS dan Prosedurnya (Updated 2021)

 

Baca juga: 5 Restoran Jepang di Jakarta Ini Punya Gyukatsu dengan Daging Sapi yang Lembut!

4. Berikan bumbu sederhana pada daging

Hindari Bau Daging Kambing di Ruang Penyimpanan dengan 5 Trik Berikut
Pemakaian bumbu pada daging akan menghilangkan bau daging. (Foto: Pexels)

Daging yang dibumbui atau dimarinasi merupakan langkah yang dilakukan agar penyimpanan daging tetap awet dan juga bisa terhindar dari bau daging yang menyengat. Umumnya, bumbu yang digunakan untuk melumuri daging kambing adalah campuran bawang putih, bawang merah, kunyit, merica hitam, bumbu jinten dan garam.

Bahan-bahan tersebut dihaluskan terlebih dahulu agar lebih mudah dan bisa dilumuri secara merata. Bumbu-bumbu tersebut juga bersifat antibakteri dan bisa menghilangkan bau tidak sedap pada makanan, termasuk daging kambing.

 

Baca juga: Ini 7 Alat Masak Untuk Membuat Sajian Daging Kamu Makin Mantap

5. Sediakan kopi atau teh di tempat penyimpanan

Hindari Bau Daging Kambing di Ruang Penyimpanan dengan 5 Trik Berikut
Kopi atau teh yang diseduh dapat menetralisir bau. (Foto: Pexels)

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menetralisir bau di dalam tempat penyimpanan, seperti kulkas adalah dengan menambahkan bubuk kopi atau teh yang telah diseduh terlebih dahulu. Pasalnya kandungan antioksidan pada kopi dan teh dapat menghilangkan bau tidak sedap. Tapi, ingat, kopi atau teh yang digunakan adalah tanpa gula atau cream, ya.

Pertama, ambil 1 bungkus atau 2 sendok kopi hitam (bisa juga teh) ke dalam gelas, lalu seduh dengan air hangat sekitar 100 mL atau 1/3 gelas. Kemudian aduk hingga rata dan masukkan ke dalam kulkasmu. Alhasil, bau yang tidak sedap di dalam tempat penyimpanan dagingmu akan hilang.

 

 

Sudah menyimpan daging kambing dengan benar?

#Cara #Menyimpan #Daging #Kambing #Agar #Awet #dan #Tidak #Berbau

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.