4 strategi trading Bitcoin yang dapat Anda gunakan Bagi Pelajar Trading Pemula

Banyak taktik Belajar trading pemula Bitcoin yang dipakai trader, tetapi apa semua bisa dibuktikan sukses? Semua bergantung eksekusi dan penyiapan trading pemula.

Berikut ini, kami kumpulkan taktik trading yang pada umumnya dikenali di dunia asset kripto seperti Bitcoin.

1. Arbitrage Arbitrage adalah strategi trading yang manfaatkan beda harga satu asset kripto di dua Exchange yang lain.

Taktik ini dilaksanakan dengan beli ke satu Exchange dengan harga terjangkau lalu menjualnya di Exchange yang lain harga semakin tinggi secara berbarengan.

Silahkan analogikan harga masker di beberapa negara berlainan, bergantung jumlah keinginan dan penawaran (permintaan dan suplai) di setiap negara.

Misalnya harga satu kotak masker di Indonesia Rp 200 ribu sedang di Tiongkok Rp 350 ribu karena keinginan masker di Tiongkok semakin tinggi diaripada Indonesia.

Disini tehnik arbitrage bisa dipakai, yakni beli masker di Indonesia lalu Anda jual di Tiongkok dan dilaksanakan berkali-kali.

2. Leading indicator Strategi lainnya yang bisa Anda pakai ialah menyaksikan tanda saat terjadi gerakan harga dalam masa tertentu atau masa yang Anda harapkan.

Di dunia trading ada yang dikenali dengan istilah leading indicator yakni sebuah tanda yang dipakai banyak trader untuk memberi signal membeli / jual (buy/sell) gerakan harga Bitcoin buat menolong Anda memperhitungkan gerakan harga di hari esok.

Misalkan bila Anda ingin membeli atau jual Bitcoin, Anda dapat harus menyaksikan leading indicator dengan memerhatikan gerakan harga di Bitcoin di Exchange lain.

Umumnya kecepatan gerakan harga Bitcoin di sejumlah Exchange tidak sama persis karena gerakan harga Bitcoin dikuasai oleh keinginan dan penawaran di setiap Exchange yang tentu saja berbeda.

3. Market timing Di artikel kami sebelumnya kami pernah berikan jika penting untuk seorang trader untuk memerhatikan gerakan harga karena bisa memengaruhi keadaan pasar.

Ada banyak trend pasar yang umumnya dipakai beberapa trader sebagai tanda-tanda saat yang pas untuk membeli atau jual.

Bull pasar terjadi saat konsumen semakin banyak dibanding penjual atau nilai pembelian semakin tinggi dari nilai pemasaran (keinginan semakin tinggi dibanding penawaran), karena itu saat itu terjadi trend bullish.

Dalam tren ini, bull (konsumen) lebih mainkan perannya karena naiknya keinginan akan membuat harga Bitcoin akan berangsur naik.

4. Market making Selanjutnya ialah pasar making (orang yang lakukan taktik ini disebutkan pasar maker).

Taktik ini manfaatkan gerakan turun-naiknya harga yang cepat untuk memperoleh keuntungan.

Pasar maker atau Scalpers umumnya tidak menyaksikan gerakan harga periode panjang, tetapi cuman menyaksikan tingkat suplai dan permintaan pasar dalam time frame atau periode waktu yang cepat.

Dari penjelasan kami di atas, taktik apa yang paling Anda gemari?

Berikan opini Anda ke kami lewat Instagram atau Facebook kami.

Bila Anda ingin ketahui semakin banyak kembali mengenai trading Bitcoin, kami memiliki beberapa artikel yang bisa Anda baca di sini.

You May Also Like

megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.