4 Hakim Adhoc Resmi dilantik di PN Medan

Pelantikan 4 Hakim Adhoc di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (22/4/2020) Siang di gelar diruang Cakra Utama Pengadilan Negeri Medan dihadiri oleh sejumlah Hakim, Panitera, Dharmayukti dan Tamu Undangan yang dilantik oleh Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno.

Dalam kata-kata sambutannya, Ketua PN, Sutio berharap agar para hakim yang dilantik dapat menjalankan amanah sesuai dengan undang-undang, “Selamat kepada Hakim yang baru dilantik, senantiasa untuk menjaga amanah dan integritas, selalu belajar dan mengembangkan kapasitas pengetahuan, pelantikan hari ini dilaksanakan dengan cara sederhana namun terselenggara dengan penuh khidmat mengingat kondisi saat ini sedang pandemi Covid-19 ucap Sutio.

Keempat hakim Adhoc tersebut adalah Rurita Nungrum SH dan Husni Tamrin SH bertugas sebagai hakim Adhoc pada Pengadilan Tipikor Medan serta Ir Robert Napitupulu MSc dan Sugeng Widodo SH bertugas sebagai Hakim Adhoc pada Pengadilan Perikanan Medan.

Ir Robert Napitupulu usai dilantik berharap agar kejahatan pencurian ikan di perairan Indonesia berkurang. Sebagai hakim perikanan, dirinya berkomitmen untuk menjadi pengadil yang bisa memberikan rasa keadilan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kita harapkan ke depan dengan adanya tindakan pengawasan maka kegiatan ilegal fishing itu semakin berkurang.

Pencegahan patut dilakukan namun, tindakan hukum pun untuk membuat efek jera sangat diperlukan,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak negara-negara asing masih mencuri ikan di perairan Indonesia.

Dengan adanya penegakan hukum, maka diharapkan agar kegiatan-kegiatan pencurian ikan dapat berkurang hal ini juga diaminkan oleh Sugeng Widodo, SH, bahwa yang terpenting adalah memberikan efek jera kepada illegal fishing.

Sementara itu, Rurita Ningrum, SH berharap bisa bekerja dengan baik dan dapat memberikan putusan yang adil dalam persidangan.

“Kalau dulu saya di pemantauan dan pencegahan, berkolaborasi dengan pemerintah untuk menerapkan keterbukaan informasi, membuka kanal-kanal pengaduan baik online dan off line agar di implemetasikan oleh Pemerintah Daerah agar tidak ada celah korupsi sedikitpun, namun sekarang sudah di penindakan.

Semoga saya bisa nantinya memberikan keputusan yang adil sesuai dengan amanah undang-undang,” ucap Rurita.

You May Also Like

megazio [Harja Group]

About the Author: megazio [Harja Group]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.