10 Bagian Daging Sapi yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Pilih

  • Bagikan

Lagi ingin masak daging sapi, tapi bingung pilih bagian daging yang mana? Ketika pergi ke supermarket atau belanja online, nama potongan daging sapi biasanya ditulis dalam bahasa Inggris yang sering membingungkan. Dalam hati ingin mencoba potongan daging sapi yang belum pernah atau tidak umum dikonsumsi, tapi bingung namanya apa dan bagian mana. Selain itu, daging sapi juga memiliki tekstur berbeda di setiap bagian. Ada yang sangat padat, ada yang lembut. Agar kamu tidak bingung, berikut bagian daging sapi yang wajib diketahui agar tidak salah pilih.

 

Manfaat daging sapi

Daging merah itu tidak sehat? Tentunya jika dikonsumsinya berlebihan, ya. Selama kamu bisa menghindari bagian yang terlalu banyak lemak, dan mengonsumsinya dalam porsi yang cukup, daging merah seperti daging sapi memberikan banyak manfaat untuk tubuh, terutama untuk pertumbuhan badan anak. Ini manfaat daging sapi menurut US National Library of Medicine National Institute of Health (lembaga utama pemerintah AS yang menangani penelitian biomedis dan kesehatan). 

– Manfaat Daging Sapi: Mengandung zat besi untuk merangsang pertumbuhan otak 

Daging sapi sangat disarankan untuk diberikan kepada anak yang mulai mengonsumsi makanan padat karena zat besi akan merangsang perkembangan otak dan daya ingatnya. Untuk orang dewasa, zat besi juga membantu penyaluran oksigen ke seluruh tubuh, sehingga membuat proses metabolisme di tubuh tetap stabil. Zat besi juga mencegahmu mengalami anemia dan mempertahankan imunitas tubuh.

– Manfaat Daging Sapi: Merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh

Protein berfungsi untuk meningkatkan massa otot, sehingga daging sapi tanpa lemak sebenarnya bisa menjadi makanan yang tepat untuk kamu yang sedang diet. Protein dalam daging sapi memberikan rasa kenyang lebih lama dan membentuk tubuh menjadi lebih proporsional. 

– Manfaat Daging Sapi: Mengandung vitamin B kompleks yang memudahkan kamu berkonsentrasi

Vitamin B kompleks akan mengoptimalkan kemampuan kerja sistem saraf pusat yang membuat kamu tidak mudah lupa, dan gampang fokus saat bekerja. 

 

Cara sehat makan daging sapi

Agar tidak menambah timbunan lemak, konsumsi daging sapi yang tidak banyak lemaknya, dan olah dengan cara direbus, ditumis, dikukus, atau dipanggang, dan bukan digoreng. Daging sapi yang digoreng akan menyerap minyak lebih banyak lagi yang membuat kandungan lemaknya semakin tinggi.

 

Ini bagian daging sapi yang enak untuk digunakan dalam berbagai masakan. Kenali setiap bagian daging sapi ini biar tidak salah pilih

Setiap bagian daging sapi punya fungsi sendiri, terutama jika mau kamu olah untuk berbagai makanan. Tidak semua bagian daging cocok diolah untuk satu jenis makanan. Misal, bagian buntut memang enaknya dibuat sup, bukan steak. Lalu, bagian daging sapi mana yang enak untuk dibikin steak? Kenali bagian daging sapi di sini. 

1. Bagian Daging Sapi: Has dalam atau tenderloin, biasa dipakai untuk steak

bagian dagin sapi
bagian dagin sapi (Foto: Shutterstock)

Bagian ini sering dan sangat populer dipilih untuk steak karena teksturnya sangat empuk. Tenderloin diambil dari bagian punggung sapi dan bagian yang paling empuk dibanding sirloin dan bagian lain. Bagian has atau tenderloin ini hampir tidak ada lemak, sehingga sering menjadi pilihan untuk mereka yang sedang menjaga berat badan.

Tenderloin terletak di bagian tubuh sapi yang jarang digerakkan, sehingga teksturnya lunak dan mudah matang. Selain cocok untuk steak, dagin has dalam juga cocok untuk dimasak dengan cara ditumis, kukus, bakar, dan masakan yang tidak membutuhkan waktu lama.

Baca juga: Ini Cara Tepat Menyimpan Daging Sapi agar Tahan Lama

2. Bagian Daging Sapi: Has luar atau sirloin, rasanya gurih

bagian dagin sapi
bagian dagin sapi (Foto: Shutterstock)

Kalau kamu yang ingin makan steak tapi masih banyak lemaknya, sirloin atau has luar adalah pilihan tepat. Lemak yang menempel pada dagingnya, membuat steak sirloin lebih gurih dibanding tenderloin. Bagian sirloin ini bisa dimasak dengan cara tumis, kukus, pan fried, grill, bahkan tidak perlu dimasak lama agar cita rasa sari dagingnya tetap gurih dan manis.

Baca juga :  Xnview Indonesia 2021 Apk, Video Viral Terbaru

3. Bagian Daging Sapi: Buntut atau oxtail, biasa dipakai untuk sup

bagian daging sapi
bagian daging sapi (Foto: Instagram Dapurhangus)

Proses pematangan bagian buntut atau oxtail ini cukup lama, sehingga membuatnya kaya akan gelatin. Kalau diolah dengan baik dan benar, tekstur dagingnya akan kenyal dan lembut. Bagian buntut ini umumnya dipakai untuk membuat sup dengan variasi daging dibakar atau digoreng lebih dulu, tentu setelah direbus dalam jangka waktu lama. Kamu bisa memasak buntut sapi sebagai kaldu, setelah itu dibakar atau digoreng.

4. Bagian Daging Sapi: Gandik atau topside, bagian terluar dari paha belakang

Gandik atau topside disebut juga silverside yang merupakan bagian terluar dari paha belakang sapi. Tekstur daging bagian ini cenderung padat dan tidak banyak mengandung lemak. Bagian daging topside cocok diajdikan empal, dendeng, atau rendang. Tekstur padatnya membuat daging gandik kuat dimasak lama dan cocok untuk masalah yang sudah disebutkan di atas.

Baca juga: Olah Daging Jadi Makin Spesial Dengan Resep Sapi Lada Hitam

5. Bagian Daging Sapi: Iga sapi atau rib, biasa dipakai untuk sop konro

bagian daging sapi
bagian daging sapi (Foto: Instagram Dapur Hangus)

Kalau kamu senang makan sop konro, pasti akrab dengan bagian daging sapi yang satu ini. Iga sapi atau rig eye sering dijadikan pilihan steak dan roasted beef yang dihasilkan dari sekitar tulang iga sapi. Daging iga memiliki lemak yang cukup tebal, sehingga teksturnya empuk dan gurih. Selain bagian rib eye, bagian iga juga menghasilkan back ribs yang sering dipakai untuk sop konro. Kalau dipotong lebih tipis, biasanya dipakai untuk sup, barbeku, semur, dan soto.

6. Bagian Daging Sapi: Tanjung atau rump, bagian punggung sapi

Kalau untuk sate, bagian daging sapi yang mana? Biasanya, sate memakai bagian punggung atau tanjung karena memiliki lemak tebal. Teksturnya lunak, sehingga bagian tanjung diolah menjadi sate, sup, dan tumisan.

7. Bagian Daging Sapi: Perut sapi atau flank, tekstur kenyal

Kamu ingin masak rawon? Bisa memilih bagian daging perut sapi atau flank. Bagian ini mengandung banyak lemak dan tekstur dagingnya kenyal. Perut sapi biasanya dimasak untuk sop, rawon, dan soto daging. Lezat!

Baca juga: 5 Restoran Jepang di Jakarta Ini Punya Gyukatsu dengan Daging Sapi yang Lembut!

8. Bagian Daging Sapi: Brisket atau sandung lamur, populer disebut tetelan 

Kalau kurang akrab dengan nama brisket, pasti kamu tahu tetelan. Bagian ini sering dihindari untuk kamu yang sedang memilih gaya hidup sehat karena kandungan lemaknya cukup tinggi. Bagian brisket atau tetelan ini biasa dipakai untuk bakso, soto, dan masakan berkuah yang memakai kaldu gurih. Kandungan lemak ini yang membuat brisket atau tetelan dipakai untuk campuran daging olahan, seperti kornet, sosis, dan bakso.

9. Bagian Daging Sapi: Sengkel atau shank, mengandung kolagen tinggi

Pernah mendapatkan daging yang kenyal? Itu bagian sengkel atau shank di dalam daging sapi. Sengkel mengandung kolagen tinggi sehingga menghasilkan tekstur kenyal, jadi sangat cocok bila dimasak cukup lama di atas api kecil. Makanan yang biasa dipakai adalah semur, rendang, dan gulai.

Baca juga: Resep Rendang Daging Lezat Ini Mudah Dibuat oleh Pemasak Pemula, Lho!

10. Bagian Daging Sapi: Sampil (chuck), memberikan aroma yang lezat

Sampil adalah bagian paha atas, bahu, dan punuk yang tebalnya sekitar 2-3 cm.  Bagian ini banyak jaringan ikatnya, sehingga ketika diolah bagian ini akan meleleh dan aromanya menggugah selera. Biasanya bagian paha depan ini diolah menjadi bakso, semur, atau sup. Lemaknya sedikit, sehingga lebih mudah jika diolah dengan dipresto agar teksturnya lebih lunak.

Kamu mau pakai bagian daging yang mana untuk menu makanan hari ini?

 

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional

Dengan berbagai macam potongan daging sapi yang tersedia seperti di atas, ada baiknya untuk mengetahui beberapa teknik memasak yang berbeda — yang dapat kamu gunakan untuk menyiapkan masing-masing. Berikut adalah enam teknik berbeda untuk memasak daging sapi.

 

Baca juga :  Resep dan Cara Membuat Pangsit Goreng Viral Ala Le Gino

1. Memanggang

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Memanggang adalah teknik memasak yang dapat menggunakan panas tinggi, sedang, atau bahkan rendah, yang berarti apa saja mulai dari steak, burger, hingga daging panggang utuh dapat dipanggang. Memasak di atas panggangan arang lebih sulit daripada menggunakan gas, tetapi relatif mudah untuk menghasilkan ledakan panas tinggi dalam waktu singkat menggunakan arang sehingga bahkan seorang pemula pun dapat memanggang steak dan burger.

Memasak daging panggang di atas panggangan membutuhkan waktu lebih lama. Metode ini mengharuskan kita untuk mempertahankan api arang dalam jangka waktu tertentu. Lalu memerlukan penambahan arang secara berkala dan menyesuaikan ventilasi untuk menjaga suhu di tempat yang kamu inginkan, tetapi pemanggang gas membuat memanggang daging panggang sedikit lebih mudah.

Steak terbaik untuk dipanggang adalah ribeye, strip steak, T-bones, dan porterhouse.

 

2. Braising 

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Braising atau rebusan adalah teknik memasak panas lembap yang menggunakan suhu lebih rendah dan waktu memasak yang lebih lama. Membantu melunakkan potongan daging sapi yang lebih keras seperti chuck, brisket, short ribs, dan round (alias rump roast). Ketika kamu mendengar istilah braising, pikirkan pot roast.

Rebusan biasanya dimulai dengan membumbui daging sapi, kemudian mencoklatkannya dalam wajan panas sebelum memindahkannya ke panci tertutup dengan sedikit kaldu, ditambah bahan aromatik seperti bawang dan wortel. Bahan asam seperti tomat atau anggur biasanya disertakan juga.

Slow-cooker adalah alat listrik yang pada dasarnya adalah mesin braising meja. Cukup tambahkan daging kecoklatan bersama dengan bahan lainnya, tutup, nyalakan, dan pergi. Pemasak lambat membutuhkan sedikit cairan tambahan, karena jus yang dikeluarkan dari daging sapi umumnya cukup (tetapi ikuti instruksi pabriknya).

 

3. Merebus

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Rebusan daging sapi adalah makanan pokok di bulan-bulan yang lebih dingin. Daging biasanya dipotong dadu atau dipotong kecil-kecil terlebih dahulu, dan akibatnya waktu memasak bisa lebih singkat. Jangan membuat rebusan dengan daging yang empuk atau berlemak. Potongan daging sapi terbaik untuk direbus: chuck roast, chuck shoulder, round roast, short ribs, cross-cut shank.

 

4. Menggoreng 

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Pan dan tumis adalah cara cepat dan mudah untuk menyiapkan daging sapi setiap saat sepanjang tahun. Menggoreng adalah metode memasak cepat yang melibatkan sedikit lemak panas, seperti minyak atau mentega, dan biasanya panas tinggi dan waktu memasak lebih pendek. Tumis menggoreng adalah variasi yang menggabungkan potongan daging yang lebih kecil di atas api yang sangat tinggi sambil terus diaduk. Potongan daging sapi terbaik untuk menggoreng dan menggoreng: fillet, ribeye, sirloin, T-bone, rump, tenderloin, flank steak, skirt steak.

 

 

5. Pan searing 

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Mirip dengan teknik menggoreng, pan searing adalah metode kompor yang menggunakan wajan dengan api besar dengan sedikit minyak. Pembakaran panci terbalik paling baik untuk steak yang lebih tebal (lebih dari 1 inci), dan dimulai di oven kemudian selesai di wajan. Potongan daging sapi terbaik untuk pan searing: steak tenderloin (chateaubriand, fillet, tournedos), steak sirloin, steak ribeye, t-bone, prime rib.

 

6. Pembakaran

Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)
Metode Memasak Daging Seperti Chef Profesional (Foto123rf)

Kita semua menyukai daging sapi panggang yang enak. Memanggang biasanya menggabungkan potongan daging yang lebih besar yang dimasak tanpa ditutup di dalam oven. Kelembapan berkurang sementara jaringan ikat dan lemak melunakkan daging.

Suhu dan waktu memanggang oven dapat sangat bervariasi tergantung pada potongannya. Daging hampir selalu kecoklatan terlebih dahulu. Potongan daging sapi terbaik untuk dibakar: prime rib, sirloin roast, ribeye roast, whole tenderloin roast, chuck roll, rump.

Sekarang kamu sudah tahu metode memasak terbaik untuk setiap potongan daging sapi — jadi pergilah ke toko daging, dapatkan potongan daging sapi favorit dan buat semua orang terkesan di meja makan malam ini!

 

 

#Bagian #Daging #Sapi #yang #Wajib #Diketahui #agar #Tidak #Salah #Pilih

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.